Kabupaten Bantul
8 Ribu Lebih Warga Bantul Bakal Terima Bantuan Beras
Pemkab Bantul akan menyalurkan bantuan bagi warganya yang kesulitan ekonomi dan terdampak pandemi Covid-19.
Penulis: Ahmad Syarifudin | Editor: Gaya Lufityanti
Bagi aparatur sipil negara yang melakukan kerja work from home (WFH) ditugasi untuk memonitor dan mengedukasi di lingkungan tempat tinggalnya.
Melaporkan data isoman, isoman yang komorbid, isoman yang bergejala, maupun Isoman yang membutuhkan bantuan logistik kepada OPD masing-masing.
"Sehingga harapannya (warga Isoman) benar - benar bisa terpantau dari awal," ujar dia.
Pemkab Bantul hingga kini masih fokus melakukan pengawasan terhadap mobilitas warga di masa Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat.
Bukan hanya di tingkat Kabupaten, pembatasan mobilitas juga diawasi sampai tingkat paling bawah.
Baca juga: Prokes Kendor, Kasus Covid-19 di Bantul Melonjak
Kepala Satpol Pamong Praja Bantul, Yulius Suharta mengatakan, untuk melakukan pengawasan mobilitas warga ditingkat mikro dengan meningkatkan sinergitas bersama satgas Kapanewon dan Satgas Kalurahan.
Sebab, ada indikasi ketika mobilitas skala kewilayahan dibatasi, justru kerawanan mulai bergeser di tingkat mikro sebagai dampak adanya aturan work from home (WFH).
"Harapannya aktivitas - aktivitas mikro RT dan lingkungan perumahan ada pengawasan dari satgas skala mikro," kata dia.
Pengawasan di tingkat mikro ini baginya penting.
Agar intensitas pertemuan antar keluarga dan antar warga, tetap menerapkan standar protokol kesehatan. ( Tribunjogja.com )
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jogja/foto/bank/originals/berita-bantul_20180731_185700.jpg)