Update Corona di DI Yogyakarta
Prokes Kendor, Kasus Covid-19 di Bantul Melonjak
Jumlah penularan tinggi, diduga karena penerapan protokol kesehatan di masyarakat kendor.
Penulis: Ahmad Syarifudin | Editor: Gaya Lufityanti
TRIBUNJOGJA.COM, BANTUL - Angka kasus harian terkonfirmasi Coronavirus Disease-2019 (Covid-19) di Bumi Projotamansari mengalami peningkatan cukup signifikan dalam beberapa hari terakhir.
Berdasarkan laporan harian terkonfirmasi Covid-19 di DIY, dalam empat hari terakhir (15 - 18 Juli) di Kabupaten Bantul tercatat ada penambahan 2.979 kasus.
Jumlah penularan tinggi, diduga karena penerapan protokol kesehatan di masyarakat kendor.
Warga diminta mengetatkan protokol kesehatan, dan mengurangi mobilitas.
"Kasus meningkat, menurut saya karena kendor protokol kesehatan di masyarakat. Satgas di Kabupaten, Kapanewon, Kalurahan, sampai RT terus menerus menyampaikan pada warga untuk menerapkan 5 M. Prokes ini wajib dan harus dilakukan," kata Ketua Harian, Satgas Covid-19 Kabupaten Bantul, Joko Purnomo, Senin (19/7/2021).
Baca juga: Selama PPKM Darurat, Ada 3 Kafe di Bantul Disegel
Ia mengatakan, selama ini kinerja petugas satgas dan tenaga kesehatan sudah luar biasa.
Dibuktikan dengan angka kesembuhan di Bantul sangat baik meskipun diiringi juga dengan peningkatan kasus.
Di samping mengingatkan prokes, pihaknya juga sudah melakukan pelbagai upaya untuk menurunkan kasus penularan.
Satu di antaranya dengan mengedukasi masyarakat untuk melakukan pengetatan dan penyekatan secara sadar di wilayahnya, demi mengurangi mobilitas warga.
Pendekatan dan edukasi dilakukan dengan humanis.
Cara ini dinilai cukup efektif.
Terbukti, saat evaluasi PPKM Darurat melalui zoom bersama Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi (Menko Marves), Luhut Binsar Pandjaitan, penyekatan di Kabupaten Bantul dinilai baik.
Bahkan, masuk ranking 6 terbaik Nasional. Mobilitas warga dari semula zona merah sudah bergeser menjadi kuning.
"Ini menjadi inspirasi dan motivasi bagi kita semua. Mari kita bawa (penyekatan dianggap baik) ini sampai ke bawah. Demi mengurangi penularan," kata Joko yang juga menjabat Wakil Bupati Bantul.
Baca juga: Selama PPKM Darurat, Jalur Menuju Bantul di Simpang Empat Dongkelan Ditutup 24 Jam
Shelter Isi 98 persen
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jogja/foto/bank/originals/berita-update-corona-di-di-yogyakarta.jpg)