Kabupaten Bantul
8 Ribu Lebih Warga Bantul Bakal Terima Bantuan Beras
Pemkab Bantul akan menyalurkan bantuan bagi warganya yang kesulitan ekonomi dan terdampak pandemi Covid-19.
Penulis: Ahmad Syarifudin | Editor: Gaya Lufityanti
TRIBUNJOGJA.COM, BANTUL - Pemerintah Kabupaten Bantul akan menyalurkan bantuan bagi warganya yang kesulitan ekonomi dan terdampak pandemi Covid-19.
Alokasi bantuan bersumber dari Kementerian Sosial maupun Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD).
Wakil Bupati Bantul, Joko Purnomo menyampaikan, bantuan bagi keluarga penerima manfaat untuk Program Keluarga Harapan (PKH), Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) dan Bantuan Sosial Tunai (BST) sesuai arahan dari Menteri Sosial, pada saatnya akan segera direalisasikan.
Kemudian, Kepala Keluarga yang sudah masuk Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS) namun di luar penerima tiga bantuan tersebut, juga bakal dibantu.
Baca juga: Kasus Covid-19 di Bantul Masih Tinggi, Satpol PP: Mobilitas Warga Tingkat Mikro Perlu Diawasi
"Jumlahnya sekitar 8.500an. Wujudnya beras 5 kilogram," kata Joko, yang juga sebagai Ketua Harian Satgas covid-19 Kabupaten Bantul.
Joko menjelaskan, bantuan beras lima kilogram itu kompilasi dari Kemensos sebanyak 3.000 paket, dan sisanya, 5.500 dari Pemerintah Kabupaten menggunakan anggaran APBD.
Di samping itu, bantuan juga akan diberikan kepada warga yang sedang isolasi mandiri (isoman).
Jumlah warga Isoman di Bantul fluktuatif, namun jumlahnya ada sekitar 3.025 rumah.
"Kita akan bantu melalui program Baznas, dan bantuan dari donasi," kata dia. Bantuan diberikan dalam bentuk beras, berikut kelengkapannya.
Kabupaten Bantul saat ini masuk kategori zona merah dengan risiko penularan tinggi dan melalui Intruksi Bupati (inbup) nomor 20/INSTR/2021 sedang memberlakukan PPKM level 4.
Hingga kini, penambahan angka kasus harian positif covid-19 masih cukup tinggi.
Joko mengimbau sekaligus mengajak masyarakat untuk disiplin protokol kesehatan (prokes), dan melakukan pengetatan serta penyekatan secara gotong royong untuk memutus mata rantai penularan virus di Bantul.
Baca juga: Pemkab Bantul Berencana Bantu Logistik 3.025 Rumah Warga Isoman
Caranya dengan pola pendeteksian awal oleh Satgas Dusun dan Kalurahan, bagi warga yang mau beraktivitas.
"Langkah ini akan membantu deteksi dini gejala awal Covid-19. Kami yakin warga Bantul mampu melakukan itu," terangnya.
Adapun untuk kebijakan PPKM level 4 yang sedang diberlakukan, Joko mengajak untuk menyikapinya dengan semangat berjuang untuk warga.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jogja/foto/bank/originals/berita-bantul_20180731_185700.jpg)