Breaking News:

Inilah Waktu yang Tepat untuk Berjemur di Bawah Sinar Matahari untuk Memperoleh Vitamin D

Agar vitamin D cukup, sekurang-kurangnya seorang anak harus terpapar matahari selama 8 jam dalam seminggu (Kutub Selatan).

Editor: Rina Eviana
Beerphotographer via Kompas.com
Berjemur 

Tribunjogja.com - Vitamin D punya banyak manfaat bagi tubuh. Satu di antaranya adalah menaikkan kekebalan tubuh alias imunitas.

Ada banyak sumber Vitamin D yang bisa Anda dapatkan, di antaranya adalah berjemur di bawah sinar matahari.

Sebagaimana diketahui, saat ini, angka penyebaran Covid-19 di Indonesia belum menunjukkan tanda-tanda mereda.

Maka dari itu penting bagi masyarakat untuk melakukan tindakan pencegahan penularan virus dengan meningkatkan imunitas. Salah satunya, dengan memasok tubuh dengan Vitamin D.  

Ilustrasi
Ilustrasi (Boarding1Now)

Berikut informasi mengenai hubungan antara sinar matahari dengan vitamin D, serta kapan saat berjemur yang baik dari Kementerian Kesehatan.

Sinar matahari penting untuk pembentukan vitamin D, yang diperlukan untuk pembentukan tulang baru.

Di negara yang kurang sinar matahari diperlukan suplemen vitamin D yang cukup.

Baca juga: Daftar Makanan Mengandung Vitamin D Tinggi untuk Mendongkrak Imunitas di Tengah Pandemi

Berdasarkan hasil penelitian Menzies Research Institute, Hobart Australia, anak-anak tidak akan tumbuh optimal atau bahkan terhenti pertumbuhannya jika kurang memperoleh vitamin D.

Agar vitamin D cukup, sekurang-kurangnya seorang anak harus terpapar matahari selama 8 jam dalam seminggu (Kutub Selatan).

Sementara, untuk anak atau orang dewasa di Indonesia, cukup terpapar sinar matahari pagi dan sore selama 5 sampai 15 menit sebanyak 3 kali dalam seminggu.

Halaman
12
Sumber: Kontan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved