Breaking News:

Sebanyak 1.038 Orang di DI Yogyakarta Sembuh dari Covid-19 Hari Ini, Total 65.951 Telah Sembuh

Juru Bicara Pemda DIY untuk Penanganan Covid-19, Berty Murtiningsih mengumumkan penambahan kasus sembuh yakni sebanyak 1.038 kasus

Penulis: Yuwantoro Winduajie | Editor: Kurniatul Hidayah
TRIBUNJOGJA.COM / Kurniatul Hidayah
Juru Bicara Pemda DIY untuk Penanganan Covid-19 Berty Murtiningsih 

TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - Juru Bicara Pemda DIY untuk Penanganan Covid-19, Berty Murtiningsih mengumumkan penambahan kasus sembuh yakni sebanyak 1.038 kasus, sehingga total sembuh menjadi 65.951 kasus, Rabu (21/7/2021).

"Distribusi kasus sembuh menurut domisili wilayah kabupaten dan kota adalah Kota Yogyakarta 226 kasus, Bantul 256 kasus, Kulon Progo 98 kasus, Gunungkidul 237 kasus, dan Sleman 221 kasus," terangnya, melalui keterangan tertulis yang diterima Tribun Jogja.

Baca juga: Cabor Balap Motor DIY Belum Dapat Berlatih, KONI DIY Cari Alternatif di Sirkuit Gading Wonosari

Meski angka kesembuhan cukup tinggi, namun Berty juga menyampaikan bahwa pada hari yang sama tercatat 1.648 kasus Covid-19 di DI Yogyakarta.

Meski mengalami penurunan dari sebelum-sebelumnya, namun jumlah yang bukan hanya sekadar angka tersebut masih tergolong tinggi.

Distribusi kasus terkonfirmasi Covid-19 menurut domisili wilayah kabupaten dan kota adalah Kota Yogyakarta 308 kasus, Bantul 601 kasus, Kulon Progo 173 kasus, Gunungkidul 185 kasus, dan Sleman 381 kasus.

"Yang belum ada info 36 kasus," bebernya.

Berty mengungkapkan, penambahan kasus diperoleh dari upaya periksa mandiri sebanyak 210 kasus, tracing kontak kasus positif 1.401 kasus, dan skrining karyawan kesehatan satu kasus.

Baca juga: Jaga Buah Hati Anda, Anak Balita di Bantul Terinfeksi Varian Delta

Dengan penambahan itu maka total kasus terkonfirmasi saat ini menjadi  97.596 kasus.

Selanjutnya, terkait angka kematian kembali pecah rekor.

Dalam sehari dilaporkan ada 87 pasien meninggal akibat terpapar Covid-19.

"Sehingga total kasus meninggal menjadi  2.595 kasus," katanya.

Angka kematian paling tinggi berada di Kabupaten Bantul yakni 30 kasus, kemudian disusul Gunungkidul 24 kasus, Sleman 20 kasus, Kota Yogyakarta 11 kasus, dan Kulon Progo dua kasus. (tro)

Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved