Breaking News:

Cabor Balap Motor DIY Belum Dapat Berlatih, KONI DIY Cari Alternatif di Sirkuit Gading Wonosari

Imbas dari kebijakan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) darurat Jawa-Bali membuat atlet puslatda Pekan Olahraga Nasional (PON)

Penulis: Taufiq Syarifudin | Editor: Kurniatul Hidayah
Tribunjogja/Taufiq Syarifudin
Ketua Umum KONI DIY Djoko Pekik Irianto 

TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - Imbas dari kebijakan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) darurat Jawa-Bali membuat atlet puslatda Pekan Olahraga Nasional (PON) cabang olahraga (cabor) balap motor belum bisa berlatih semenjak tanggal 3 Juli 2021 sampai saat ini.

Karenanya tempat latihan yang biasanya digunakan di kompleks Stadion Mandala Krida masih belum dapat diakses, sebelumnya menyusul surat penutupan sementara fasilitas olahraga oleh Pemerintah Daerah (Pemda) DIY lewat Badan Pemuda dan Olahraga (BPO).

Namun beberapa hari lalu, seluruh cabor yang berlatih di kompleks stadion Mandala Krida seperti voli pasir, panjat tebing, dan sepatu roda, sudah kembali berlatih.

Baca juga: OJK dan IJK Berikan Donasi Rp 150 Juta untuk Sonjo, Dukung Operasional Relawan di Selter Desa

Berbeda dengan cabor balap motor yang disinyalir bakal banyak mendatangkan massa dan kerumunan karena suaranya yang cukup bising ketika melakukan pelatihan.

"Pada prinsipnya semua cabor sudah berlatih kembali, hanya saja untuk balap motor sampai sekarang belum bisa berlatih karena belum diperbolehkan," ujar Ketua Umum Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) DIY, Djoko Pekik Irianto kepada Tribun Jogja, Rabu (21/7/2021).

Kendati demikian, Djoko dan kolega tengah berupaya untuk mencarikan alternatif tempat latihan lainnya, agar para atlet balap motor segera berlatih kembali untuk mempersiapkan PON XX Papua yang terhitung sekitar dua bulan lagi.

Pria yang juga sebagai guru besar FIK Universitas Negeri Yogyakarta (UNY) itu menyebut satu alternatif sirkuit di kawasan Wonosari, Kabupaten Gunung Kidul.

Baca juga: Umat Kristen DI Yogyakarta Gelar Doa Bersama, Meminta Keselamatan dari Pandemi Covid-19

Ia mengatakan jika sirkuit tersebut paling ideal untuk dipakai latihan saat ini karena letaknya cukup berjarak dengan hiruk pikuk perkotaan. Keputusan untuk menggunakan sirkuit itu juga menyusul kebijakan PPKM yang diperpanjang.

"Karena PPKM diperpanjang hingga 25 Juli, akan kita carikan alternatif latihan di Sirkuit Gading," tandas Djoko. (tsf)

Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved