Breaking News:

Pemda DIY Berencana Mengadakan Mesin Oksigen Generator untuk Atasi Masalah Kelangkaan

Pemda DIY tengah berupaya untuk mengadakan mesin oksigen generator untuk mengatasi masalah kelangkaan oksigen di DI Yogyakarta.

Penulis: Yuwantoro Winduajie | Editor: Kurniatul Hidayah
Tribunjogja/Yuwantoro Winduajie
Asisten Bidang Perekonomian dan Pembangunan Sekda DIY, Tri Saktiyana 

TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - Pemda DIY tengah berupaya untuk mengadakan mesin oksigen generator untuk mengatasi masalah kelangkaan oksigen di DI Yogyakarta.

Mesin tersebut dapat menghasilkan oksigen O2 dengan tingkat kemurnian yang diinginkan. 

Cara kerja oksigen generator adalah dengan menyaring oksigen dari udara disekitarnya, memisahkan antara oksigen dan nitrogen dari udara.

Baca juga: Poin-poin Aturan Baru PPKM Level 4 yang Diterapkan di Wilayah Jawa-Bali hingga 25 Juli 2021

"Di Pemda sedang merancang membuat instalasi oksigen generator. Alat bisa menghirup udara dari lingkungan kemudian udara itu kita padatkan dan masukkan ke tabung-tabung," jelas Ketua Satgas Oksigen Gugus Tugas Penanganan Covid-19 DIY, Tri Saktiyana saat ditemui di Kompleks Kepatihan, Rabu (21/7/2021). 

Tri melanjutkan, salah satu tempat yang diusulkan untuk mengadakan mesin tersebut adalah di Balai Pengembangan Teknologi Tepat Guna yang beralamat di Jalan Kusumanegara, Umbulharjo, Yogyakarta.

"Di sana ada teknisi-teknisinya jadi bisa cepat," tambahnya.

Adapun kapasitas maksimal mesin ini adalah mempu mengisi 400 tabung oksigen berukuran 6 meter kubik tiap harinya. 

Namun untuk realisasinya membutuhkan waktu hingga dua bulan lamanya.

Nantinya, pemenuhan kebutuhan oksigen melalui mesin tersebut bakal difokuskan terhadap 27 RS rujukan Covid-19 terlebih dahulu.

"Dengan adanya generator tersebut RS bisa langsung ambil saja. Tapi perlu waktu dua bulan. Bertahap akan kita lakukan," jelasnya.

Baca juga: Tukar Guling Tottenham-Sevilla: Bryan Gil ke Inggris, Eric Lamela ke Spanyol

Tri menjamin dengan adanya oksigen generator tersebut bakal mampu mengatasi masalah kelangkaan oksigen di wilayah ini. 

Namun dengan catatan, kasus terkonfirmasi tak mengalami lonjakan melebihi pertengahan Juni 2021 lalu.

"Mudah-mudahan bisa dipenuhi dengan catatan, hulunya tidak tambah seperti Juni pertengahan  2021. Saya pastikan tidak ada kelangkaan oksigen," terangnya. (tro) 

Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved