Breaking News:

Update Corona di DI Yogyakarta

PPKM Darurat Dinilai Belum Mampu Turunkan Penyebaran Covid-19 di Gunungkidul

Dinkes Gunungkidul menyebut data kasus baru Covid-19 yang ada saat ini justru merupakan hasil dari perkembangan sebelum PPKM Darurat diberlakukan.

Penulis: Alexander Aprita | Editor: Gaya Lufityanti
TRIBUNJOGJA.COM / Alexander Ermando
Kepala Dinas Kesehatan Gunungkidul Dewi Irawaty 

TRIBUNJOGJA.COM, GUNUNGKIDUL - PPKM Darurat yang diberlakukan sejak 3 Juli lalu akan berakhir pada Selasa (20/07/2021) besok.

Adapun pemerintah pusat sudah mewacanakan perpanjangan masa PPKM Darurat, mengacu pada situasi penyebaran kasus Covid-19 saat ini.

Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Gunungkidul Dewi Irawaty menyampaikan pihaknya belum bisa melihat hasil dari PPKM Darurat, terutama dalam hal dinamika kasus baru.

"Sejauh ini jumlah kasus baru masih fluktuatif, naik-turun," kata Dewi ditemui di Patuk, Senin (19/07/2021).

Ia menjelaskan, data kasus baru Covid-19 yang ada saat ini justru merupakan hasil dari perkembangan sebelum PPKM Darurat diberlakukan.

Baca juga: Percepat Vaksinasi Covid-19, Pemkab Gunungkidul Gandeng Pengelola Wisata

Kebanyakan di antaranya merupakan hasil pelacakan (tracing) kasus.

Dewi mengaku belum mengetahui apakah PPKM Darurat akan benar-benar diperpanjang atau tidak.

Namun keputusan itu tergantung pada hasil evaluasi pemerintah dari PPKM Darurat periode pertama.

"Kalau dinilai masih belum efektif dan perlu diperketat, ya mau tidak mau harus PPKM Darurat lagi," ujarnya.

Menurut Dewi, lama masa PPKM Darurat juga sangat tergantung pada masyarakat.

Halaman
12
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved