Breaking News:

Berita Kesehatan

Alasan Kenapa Penderita Diabetes Tak Boleh Abaikan Kulit yang Gatal di Bagian Kaki

Gatal sering merupakan gejala polineuropati diabetik, yang merupakan kondisi yang berkembang ketika diabetes menyebabkan kerusakan saraf

Penulis: Mona Kriesdinar | Editor: Mona Kriesdinar
WMBB-TV
Ilustrasi 

Terkadang, rasa gatal yang terus-menerus mungkin mengindikasikan bahwa seseorang dengan diabetes berisiko mengalami kerusakan saraf karena peningkatan kadar sitokin. Banyak orang juga mengalami gatal sebagai gejala setelah neuropati berkembang.

Baca juga: Inilah 6 Faktor Umum Penyebab Diabetes yang Perlu Diketahui

Risiko Komplikasi

Penderita diabetes juga dapat mengalami komplikasi, termasuk gagal ginjal atau hati, yang juga dapat menyebabkan gatal.

Beberapa orang dengan diabetes dapat mengembangkan kulit gatal sebagai efek samping yang merugikan dari obat baru atau memiliki reaksi alergi terhadapnya.

Namun, seseorang tidak boleh berhenti minum obat sampai memastikan dengan dokter bahwa mereka telah mengalami reaksi alergi. Dokter mungkin perlu meresepkan obat pengganti.

Orang juga bisa mengalami gatal akibat sirkulasi yang buruk. Dalam kasus ini, gatal lebih mungkin terjadi di bagian bawah kaki.

Produk kulit yang mengandung parfum, pewarna, dan sabun yang kuat dapat mengeringkan kulit dan menyebabkan gatal.

Kulit juga bisa kering atau menjadi sensitif di musim dingin.

Baca juga: Ini yang Terjadi pada Tubuh Saat Anda Mulai Menderita Diabetes

Kondisi kulit diabetes

Terkadang kondisi kulit yang mendasarinya dapat menyebabkan gatal. Orang dengan diabetes bisa mendapatkan kondisi kulit tertentu dan infeksi lebih mudah daripada orang yang tidak menderita diabetes.

Halaman
123
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved