Breaking News:

dr Zaidul Akbar Bagikan Pengalaman Sahabat, Adakah Hubungan Virus dengan Ayat Alquran?

dr Zaidul Akbar yang dikenal sebagai penulis buku Jurus Sehar Rasulullah (JSR) dan juga merupakan pendakwah yang konsen di bidang kesehatan, membagika

Penulis: Kurniatul Hidayah | Editor: Kurniatul Hidayah
Instagram @zaidulakbar
dr Zaidul Akbar 

TRIBUNJOGJA.COM - dr Zaidul Akbar yang dikenal sebagai penulis buku Jurus Sehar Rasulullah (JSR) dan juga merupakan pendakwah yang konsen di bidang kesehatan, membagikan pengalaman sahabatnya di Malaysia yang mana kondisi muridnya terpapar Covid-19.

Seperti yang kita ketahui saat ini, kondisi Malaysia tak kalah kalang kabutnya dengan kondisi di Indonesia perihal banyaknya kasus Covid-19 dan kondisi rumah sakit yang penuh.

Dalam postingannya yang diunggah sekitar Selasa (13/7/2021) tersebut, ia menunjukkan betapa umat Muslim seharusnya tidak pernah jauh dari ayat Allah yang sudah tertuang dalam Alquran.

Baca juga: UPDATE Gunung Merapi 15 Juli 2021: Terjadi 2 Kali Guguran Lava Pijar Pagi Ini

Terlebih ketika diberi ujian berupa sakit, termasuk sakit karena Covid-19.

"Bismillah, Anak murid saya disahkan positif virus 19 ini dia, ibunya dan sisternya ( her sister). Ibunya diletakkan di pusat icu kerna sesak nafas yg terok (parah) dan di Malaysia virus ini dibagi kepada beberapa tingkatan stage 1,2,3,4 dan 5. Anak murid saya di stage 2 dan ibunya stage 4," tulisnya, menirukan apa yang dibagikan sahabatnya tersebut dalam postingan itu.

Ilustrasi Sars-Cov-2
Ilustrasi Sars-Cov-2 (Freepik.com)

Maka, sahabat dari dr Zaidul Akbar tersebut pun memutuskan untuk ikhtiar dengan membantu mereka dengan ruqyah melalui video call.

"Saya hanya lakukan bacaan2 ayat2 yg ringkas dan mudah. 1. Al fatihah, 2. Ayatul kursi, 3. Al baqarah 285-286, 4. Surah al hasyr 21-24, Ayat ini ana ulang2. 5 . Al ikhlas, 6. Al falaq, 7. Annas," sambungnya.

Kemudian setelah ruqyah dilakukan, sang sahabat menceritakan bahwa yang terjadi selanjutnya adalah orang yang diruqyah muntah parah.

Pekerja medis mengumpulkan sampel usap dari seorang wanita selama pengujian virus corona di pusat pengujian Covid-19 di Kajang, pinggiran Kuala Lumpur, Malaysia Sabtu (8/5/2021) ditengah lonjakan kasus.
Pekerja medis mengumpulkan sampel usap dari seorang wanita selama pengujian virus corona di pusat pengujian Covid-19 di Kajang, pinggiran Kuala Lumpur, Malaysia Sabtu (8/5/2021) ditengah lonjakan kasus. (AP PHOTO/VINCENT THIAN/KOMPAS.COM)

"Saat sebelum di ruqyah simptom yg beliau alami sakit tekak, demam, jari tangan dan jari kaki sudah membiru, begitu juga bibirnya sudah membiru, sakit dada dan sering berasa sejuk. Simptom ini hanya berlaku selepas waktu asar katanya. Yang mana dadanya badannya mula berasa gak aman hingga ke waktu maghrib," tuturnya.

"Beliau mengatakan bahwa simptom virus ini seperti simptom org yg terkena gangguan syaitan jin. Cth dada berdebar sesak nafas .. terkadang ok terkadang tiba2 nyerang , badan seram sejuk , terasa bhagain tekak seperti tercekik . Wallahualam," urainya.

Ia pun mengatakan bahwa perkara yang mengembirakan terjadi semuanya atas izin Allah.

"Saya ruqyah biizdnillah (semuanya atas izin Allah) semua simptom itu terus menghilang cuma masih terasa dada sesak sedkit sahaja. Dan saya nasihati teruskan ruqyah mandiri. Ibu beliau juga sering melakukan ruqyah mandiri Alhamdulillah Biizdnillah kedua sudah pulih sekarang," tuturnya.

Baca juga: SAINS : Ini Alasan Kenapa Anda Mengalami Mimpi Buruk yang Sama Berkali-kali

Apapun semuanya atas izin Allah, lanjutnya, dan tidak boleh menolak ketetapan qada dan qadar yang telah Allah tetapkan jika berkesudahan dengan apa yang Allah telah janjikan.

"Share dari salah seorang sahabat kami di malaysia mengenai pengalamanya meruqyah pasien yang terkena virus ini, dan sejatinya pasien bisa lakukan sendiri ruqyah mandiri dng Alquran dan Bacaan ruqyah dari Rasulullah," pungkas dr Zaidul Akbar. (Kur)

Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved