Kabupaten Kulon Progo

Kawasan Alwa Tak Bisa Dibuka Kembali Selama PPKM, Pemkab Kulon Progo Upayakan Berikan Kompensasi

Pemkab Kulon Progo akan mengupayakan dengan memberikan kompensasi kepada pedagang yang terdampak penutupan Alun-alun Wates.

Penulis: Sri Cahyani Putri | Editor: Gaya Lufityanti
TRIBUNJOGJA.COM / Sri Cahyani Putri Purwaningsih
Suasana Kawasan Alun-alun Wates tampak sepi pasca ditutup sementara selama PPKM Darurat. 

Laporan Reporter Tribun Jogja, Sri Cahyani Putri Purwaningsih

TRIBUNJOGJA.COM, KULON PROGO - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kulon Progo tetap tidak bisa mengabulkan permintaan dari perkumpulan kuliner Alun-alun Wates (Pakualwa) untuk membuka kembali kawasan tersebut pasca ditutup sementara pada 4 Juli 2021 lalu. 

Kebijakan itu disampaikan oleh Bupati Kulon Progo, Sutedjo ketika audiensi dengan perwakilan Pakualwa, Senin (12/7/2021). 

Namun, Pemkab Kulon Progo akan mengupayakan dengan memberikan kompensasi kepada pedagang yang terdampak. 

Sutedjo mengatakan kebijakan pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) darurat sudah diatur dalam Instruksi Menteri Dalam Negeri (Inmendagri) Nomor 15/2021 dan Instruksi Gubernur DIY Nomor 16/2021.

Baca juga: Penurunan Mobilitas Masyarakat di Kulon Progo Baru 15,2 Persen, PPKM Darurat Perlu Dievaluasi

Kemudian ditindaklanjuti dengan Instruksi Bupati (Inbup) Kulon Progo Nomor 17/2021.

Dengan demikian, ditutupnya Alwa selama PPKM Darurat hingga 20 Juli mendatang karena kawasan itu termasuk area publik. 

"Tapi bukan berarti kami melarang pedagang berjualan hanya saja tidak boleh kalau jualannya memusat di satu titik. Terus terang kami tidak bisa membuka Alwa kembali selama PPKM Darurat ini masih berlangsung. Kami minta pengertiannya dari para pedagang," katanya usai audiensi di Ruang Menoreh, Kompleks Pemkab Kulon Progo, Senin (12/7/2021). 

"Ini kan sifatnya sementara. Ketika masa berlaku PPKM sudah berakhir kami akan menyesuaikan. Sesungguhnya kami berharap kondisi ini normal kembali sehingga Alwa bisa ramai, orang yang berjualan lancar dan aktivitas olahraga juga bisa berjalan," imbuh Sutedjo. 

Penutupan Alwa juga karena banyaknya masyarakat yang meninggal akibat Covid-19 ini. 

Baca juga: Selama PPKM Darurat, Dua Ruas Jalan di Kulon Progo Ditutup Sementara

"Kalau tidak berbuat sesuatu sesuai arahan pemerintah pusat kita berdosa dan salah. Sehingga penutupan kawasan Alwa harus dijalankan sampai berakhirnya masa PPKM Darurat ini. Maka salah satu solusinya kita akan mengupayakan semacam kompensasi bantuan untuk membantu mereka yang terdampak penutupan," ucap Sutedjo. 

Namun demikian, pihaknya belum bisa menyampaikan kompensasi seperti apa yang akan diberikan kepada para pedagang di Alwa. 

Akan tetapi kompensasi itu akan segera terealisasikan. 

Sementara, Perwakilan Pengelola Paku Alwa, Bimo Prasetyo berharap PPKM Darurat tidak diperpanjang. 

Halaman
12
Sumber: Tribun Jogja
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved