Breaking News:

Kasus Covid-19 Meningkat, Kabupaten Magelang Jadi Zona Merah

Peningkatan kasus Covid-19 di wilayah Kabupaten Magelang membuatnya berada pada zonasi merah. Sebelumnya, wilayah tersebut terkonfirmasi

Penulis: Nanda Sagita Ginting | Editor: Kurniatul Hidayah
istimewa
Berita Update Covid-19 

Laporan Reporter Tribun Jogja, Nanda Sagita Ginting

TRIBUNJOGJA.COM, MAGELANG - Peningkatan kasus Covid-19 di wilayah Kabupaten Magelang membuatnya berada pada zonasi merah. Sebelumnya, wilayah tersebut terkonfirmasi berada di zona oranye.

Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19 Kabupaten Magelang, Nanda Cahyadi Pribadi menuturkan, beberapa minggu terakhir terjadi kenaikan kasus Covid-19 yang cukup signifikan.

"Sejauh ini, jumlah total meninggal ada 577 orang. Rinciannya 197 suspek dan 380 terkonfirmasi. Dengan data ini, zonasi Kabupaten Magelang kini masuk zona merah. Terkait hal ini semua pihak kami mohon untuk meningkatkan dan menegakkan protokol kesehatan dimanapun berada," ujarnya, Senin (28/06/2021).

Baca juga: KONI DIY Ingin Atlet Sambo Fokus pada Satu Cabor Saja

Ia melanjutkan, jumlah konfirmasi pasien Covid-19 di wilayah Kabupaten Magelang pada Minggu (27/06/2021) kemarin mencapai 1.002 orang.

Sebanyak 172 di rawat di beberapa rumah sakit dan 830 menjalani isolasi mandiri.

"Kebanyakan kasus terkonfirmasi berasal dari klaster keluarga. Karena, potensi kontak langsung sangat tinggi," terangnya.

Adapun saat ini, kasus terbanyak berasal dari Kecamatan Secang 55 orang, Salam 20 orang, Kajoran 16 orang, Mungkid 14 orang, Salaman 11orang, dan Sawangan 10 orang. 

Kemudian 7 orang dari Tempuran, 5 orang berasal dari Mertoyudan, Pakis dan Windusari, 4 di Grabag dan Kaliangkrik.

Selain itu juga ada 2 orang  berasal Ngluwar dan Dukun serta 1 orang di Muntilan.

Baca juga: Pasien Covid-19 Melonjak, IGD RS PKU Muhammadiyah Yogyakarta Sempat Ditutup Selama Dua Hari

"Dengan tambahan ini, jumlah kumulatif pasien terkonfirmasi Covid-19 menjadi 12.402 orang. Rinciannya, 1.002 dalam penyembuhan, 11.020 sembuh dan 380 meninggal," jelasnya.

Sedangkan, untuk pasien suspek terdapat tambahan alih status terkonfirmasi dari Kecamatan Kajoran sebanyak 1 orang. 

Dengan, adanya penambahan tersebut jumlah kumulatif pasien terkonfirmasi suspek sebanyak 2.246 pasien.

"Sebanyak  80 pasien dirawat, 1.813 sembuh, 72 isolasi mandiri dan 281 selesai menjalani isolasi mandiri," pungkasnya. (ndg)

Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved