Breaking News:

Kisah Inspiratif

Angkat Ekonomi Masyarakat, Alumnus SMA Taruna Nusantara Magelang Ciptakan Aplikasi Belanja Online

Aplikasi 'Dagangan' merupakan tempat belanja daring berbasis social-commerce yang menyediakan berbagai kebutuhan rumah tangga.

Penulis: Nanda Sagita Ginting | Editor: Gaya Lufityanti
TRIBUNJOGJA.COM / Nanda Sagita
Ryan Manafe, ciptakan aplikasi belanja online' 'Dagangan' untuk tingkat ekonomi masyarakat 

Laporan Reporter Tribun Jogja, Nanda Sagita Ginting

TRIBUNJOGJA.COM, MAGELANG - Berawal dari keinginannya untuk mengangkat perekonomian masyarakat Kota Magelang, Ryan Manafe, Alumnus SMA Taruna Nusantara Magelang ciptakan aplikasi berbelanja online bernama 'Dagangan'.

Aplikasi berbasis social-commerce merupakan tempat belanja daring yang menyediakan berbagai kebutuhan rumah tangga mulai dari sembako, produk segar, hingga kebutuhan rumah tangga.

Ia mengatakan, aplikasi yang dirintis sejak 2019 lalu bertujuan untuk memberdayakan para pedagang terutama UMKM dan warung kelontong yang kesulitan dalam pemasaran.

Baca juga: Pemkot Magelang Sosialisasikan Kampung Peduli Lingkungan melalui Proklim

"Selama ini, melihat para pedagang sangat kasihan karena sulitnya mendistribusikan dagangannya. Dari situlah, muncul ide membuat aplikasi ini, jadi para pedagang tidak perlu lagi bingung mencari pembeli, karena hanya lewat aplikasi  ini bisa langsung belanja," kepada Tribunjogja.com, pada Jumat (18/06/2021).

Saat ini, aplikasi buatannya pun sudah menjangkau hingga 3000 desa meliputi Jawa Tengah, Yogyakarta, dan Jawa Barat.

Pesatnya perkembangan aplikasi ini, menurutnya, turut dipengaruhi momen adanya pandemi COVID-19.

Di mana, masyarakat kebanyakan memilih untuk belanja secara daring.

"Di tengah situasi pandemi, masyarakat lebih memilih untuk di rumah sesuai dengan anjuran pemerintah. Mungkin, itu yang membuat aplikasi ini bisa cepat berkembang," ujarnya.

Ia juga menambahkan, melalui aplikasi tersebut, dirinya ingin menghidupkan kembali semangat ekonomi masyarakat lokal.

Baca juga: Dorong UMKM Naik Kelas Lewat Program Inkubator Bisnis

Dengan begitu, akan lebih banyak lagi para pelaku UMKM maupun pedagang yang dapat mengambil manfaat dari pemakaiannya.

"Karena memang tujuan aplikasi ini untuk membantu para pelaku usaha kecil. Para pelaku usaha tidak perlu mengeluarkan ongkos untuk stok ulang kebutuhan warungnya.  Sedangkan, untuk pembeli akan diberikan gratis ongkir setiap belanja maksimal Rp300 ribu. Saat ini, sudah ada 35.000 mitra kami," terangnya.

Ia pun berharap, ke depannya aplikasi belanja online miliknya bisa terus berkembang dan semakin dikenal masyarakat.

Dan, bisa menjadi peluang usaha bagi para masyarakat yang membutuhkan.

"Ya, tentunya berharap bisa lebih banyak dikenal masyarakat. Dan, juga bisa memberikan manfaat kepada orang banyak," pungkasnya. ( Tribunjogja.com ) 

Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved