Breaking News:

Dorong UMKM Naik Kelas Lewat Program Inkubator Bisnis

Dinas Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (UKM) DIY menggelar Inkubasi Bisnis dengan menggandeng perguruan tinggi untuk mendorong UMKM naik kelas.

Penulis: Santo Ari | Editor: Agus Wahyu
TRIBUNJOGJA/ Yuwantoro Winduajie
Kepala Dinas Koperasi dan UKM DIY Srie Nurkyatsiwi 

TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - Kepala Dinas Koperasi dan UKM DIY, Srie Nurkyatsiwi menyampaikan, selain bimbingan teknis (bimtek), pelatihan maupun pembinaan bagi UMKM DIY yang terdata dalam aplikasi SiBakul Jogja, pihaknya juga tengah menggelar inkubasi bisnis. Pelaksanaan pelatihan inkubator bisnis ini merupakan wujud komitmen bersama untuk menyiapkan wirausaha atau pelaku usaha agar mampu bersaing, maju dan unggul serta mempunyai daya juang sangat tinggi dengan berkolaborasi dan beradaptasi.

Pesertanya dibagi menjadi dua angkatan yang terdiri dari 100 peserta yang telah diseleksi sebelumnya pada tahun ini. Menurutnya, kunci UMKM untuk naik kelas adalah kolaborasi dan adaptasi.

Hal ini sangat penting bagi pelaku usaha untuk bertahan di tengah kondisi pandemi Covid-19. "Kalau saya lihat UMKM di DIY sangat kreatif dan inovatif dengan daya juang dan daya saing yang kuat. Asal jangan bersaing sesama pelaku usaha, kalau bisa justru bersatu dan berkolaborasi menggandeng para akademisi," ujarnya, Selasa (15/6/2021).

Melalui Inkubator Bisnis ini, pihaknya menyaring 20 pelaku usaha yang akan mendapatkan fasilitas lanjut dari perguruaan tinggi yang telah mengadakan perjanjian kerjasama dengan Pemda DIY. “Pelatihan inkubator bisnis ini juga diharapkan bisa menjadi ajang tukar menukar pengalaman, memperoleh mitra hingga memperluas jejaring atau bekerja sama saling mengisi agar UMKM DIY bisa benar-benar naik kelas melalui model inkubasi bisnis," tambahnya.

Siwi menekankan bahwa pemerintah daerah ingin agar pelaku UMKM dapat naik kelas, tidak berskala kecil lagi. Program ini dilakukan untuk menciptakan kolaborasi dan adaptasi sehingga pelaku UMKM mudah mengakses investor atau agregator besar.

DIY pada triwulan I 2021 menjadi satu-satunya provinsi di Jawa yang pertumbuhannya ekonominya positif, dengan andil terbesar dari sektor informasi dan komunikasi (infokom) alias teknologi informasi. Dengan bertumbuhnya teknologi informasi tersebut, seluruh pihak termasuk UMKM harus turut bertransformasi.

"Pak Gubernur memberikan arahan agar bisnis UMKM DIY harus siap bertransformasi dengan memanfaatkan teknologi informasi, tetapi produk UMKM harus memenuhi standar hingga pada akhirnya mampu membentuk ekosistem digital nantinya. Banyak pelaku UMKM di DIY yang punya ide dan inovasi yang bisa dimanfaatkan lebih luas," tandasnya. (nto)

Selengkapnya baca Tribun Jogja edisi Rabu (16 Juni 2021) halaman 03.

Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved