Breaking News:

Pilur Tinggal 5 Bulan, Pemkab Gunungkidul Masih Proses Perbup Lurah

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gunungkidul hingga kini belum menentukan kepastian tanggal pelaksanaan Pemilihan Lurah (Pilur)

Penulis: Alexander Aprita | Editor: Kurniatul Hidayah
TRIBUNJOGJA.COM / Suluh Pamungkas
Berita Gunungkidul 

TRIBUNJOGJA.COM, GUNUNGKIDUL - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gunungkidul hingga kini belum menentukan kepastian tanggal pelaksanaan Pemilihan Lurah (Pilur). Sesuai jadwal, Pilur akan digelar pada Oktober 2021 mendatang.

Kepala Bidang Pemerintahan Desa, Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Keluarga Berencana, Pemberdayaan Masyarakat Desa (DP3AKBPMD) Gunungkidul, Farkhan mengatakan pihaknya masih menunggu Peraturan Bupati (Perbup) sebagai dasar hukum.

"Kepastian tanggal pelaksanaan Pilur masih menunggu Perbup tersebut," kata Farkhan pada wartawan, Jumat (11/06/2021).

Baca juga: Dinkes DIY Minta Dukungan Peluang Masuk P3K Bagi Tenaga Psikologi Klinik Puskesmas

Menurutnya, proses draf Perbup tentang Lurah ini sudah masuk tahap konsultasi dengan Biro Hukum Pemda DIY. Pasca konsultasi, draf akan ditandatangani dan bisa diberlakukan.

Farkhan mengatakan Perbup nantinya memuat petunjuk teknis pelaksanaan Pilur. Mulai dari pembentukan panitia tingkat kalurahan, pemutakhiran data pemilih, hingga penjaringan bakal calon lurah.

"Hari pencoblosan sendiri akan dilakukan serentak di 58 kalurahan, tapi kembali tanggalnya masih menunggu Perbup," jelasnya.

Walau belum dipastikan, Farkhan mengatakan anggaran Pilur sudah disiapkan. Berdasarkan keputusan terakhir, pihaknya menyiapkan anggaran sekitar Rp4,1 miliar.

Anggaran bertambah dari yang sebelumnya Rp3,3 miliar. Tambahan dana diperlukan untuk fasilitas pendukung protokol kesehatan (prokes), mengingat saat ini masih dalam situasi pandemi.

"Ada penambahan Rp800 juta dari pagu awal yang disediakan," kata Farkhan.

Terpisah, Ketua Komisi A Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Gunungkidul, Ery Agustin mengatakan dalam minggu ini direncanakan ada pertemuan dengan DP3AKBPMD.

Pertemuan tersebut akan membahas salah satunya soal perkembangan pelaksanaan Pilur. Ia berharap Pemkab unungkidul benar-benar menyiapkan pelaksanaannya secara matang.

Baca juga: Sasar Vaksin untuk Lansia, Polres Magelang Gelar Vaksinasi Massal di Desa Kajoran Magelang

"Sebisa mungkin Pilur serentak di 58 kalurahan nantinya berlangsung lancar dan aman," kata Ery.

Ia menilai proses penyiapan Perbup sebagai petunjuk teknis Pilur berjalan lambat. Menurutnya, itu terlihat dari informasi yang didapat terkait perkembangan draf Perbup.

Ery mengatakan Peraturan Daerah (Perda) tentang Lurah sendiri sudah selesai di pertengahan 2020 lalu. Sedangkan untuk Perbup saat ini masih tahap konsultasi dengan Pemda DIY.

"Sudah kami sampaikan agar Perbup tersebut diselesaikan secepatnya," katanya. (alx)

Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved