Breaking News:

Update Corona DI Yogyakarta

Cegah Klaster Covid-19 di DI Yogyakarta Meluas, Acara Arisan Hingga Takziah Harus Ada Izin Satgas

Terkait instruksi Gubernur DIY Sri Sultan Hamengku Buwono X mengenai penanganan lonjakan kasus Covid-19 agar tak makin meluas

Penulis: Yuwantoro Winduajie
Editor: Kurniatul Hidayah
TRIBUNJOGJA.COM / Yuwantoro Winduajie
Kepala Satpol PP DIY, Noviar Rahmad 

TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - Terkait instruksi Gubernur DIY Sri Sultan Hamengku Buwono X mengenai penanganan lonjakan kasus Covid-19 agar tak makin meluas, Koordinator Gugus Tugas DIY Bidang Keamanan dan Penegakan HukumNoviar Rahmad mengungkapkan, aturan pengetatan bakal dicantumkan dalam Instruksi Gubernur DIY terkait perpanjangan PPKM mikro tanggal 15 Juni 2021 mendatang.

Contoh pengetatan misalnya aturan terkait jumlah orang yang dapat menghadiri sebuah kegiatan sosial atau masyarakat. 

Baca juga: Kasus Covid-19 DI Yogyakarta Melonjak, Gubernur DIY Instruksikan Ini Agar Penularan Tak Meluas

"Kapasitas acara kan 50 persen dari kapasitas maksimal ruangan. Nanti diperkecil 20-25 persen orang dari kapasitas," jelasnya, di Kompleks Kepatihan, Jumat (11/6/2021).

Terkait perizinan penyelenggaraan kegiatan yang bersifat mengumpulkan kerumunan juga bakal diatur lebih rinci.

Sebuah kegiatan bisa terselenggara jika telah mendapat surat izin dan rekomendasi dari gugus tugas di tingkat yang lebih tinggi.

"Selama ini kan dari kelurahan dan kapanewon biasanya mengeluarkan (izin) sendiri. Nah nanti harus ada rekomendasi dari tingkat yang lebih tinggi misalnya dari kapanewon dan kabupaten sehingga nanti bisa mengawasi apakah sudah benar sesuai aturan," jelasnya.

Selain itu, jika kegiatan telah terselenggara, nantinya harus ada pihak yang ditunjuk untuk melakukan pengawasan. Sehingga dapat dipastikan bahwa penyelenggaraan acara telah menerapkan protokol kesehatan.

"Dalam pelaksanaannya pun sudah ada yang menjamin agar penyelenggaraannya sesuai prokes. Yang tanggung jawab satgas di masing-masing daerah," bebernya.

Menurut Noviar, penyelenggaraan kegiatan masyarakat yang bersifat menimbulkan kerumunan seperti takziah, arisan, dan hajatan sebagian besar dilakukan tanpa izin.

Hal ini dikhawatirkan dapat memperparah laju penularan Covid-19.

Halaman
12
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved