Breaking News:

Angka Kematian Akibat Covid-19 Meningkat, Ini Saran Epidemiolog UGM untuk Pemerintah

Angka Kematian Akibat Covid-19 Meningkat, Ini Saran Epidemilog UGM untuk Pemerintah

Penulis: Hari Susmayanti | Editor: Hari Susmayanti
tangkapan layar Webinar 'Refleksi Pencegahan dan Pengendalian Covid: Apa yang perlu dipersiapkan dalam menghadapi pandemi di 2021?' yang diselenggarakan Program Magister IKM FKKMK UGM, Selasa (22/12/2020).
dr Riris Andono Ahmad dalam Webinar 'Refleksi Pencegahan dan Pengendalian Covid: Apa yang perlu dipersiapkan dalam menghadapi pandemi di 2021?' yang diselenggarakan Program Magister IKM FKKMK UGM, Selasa (22/12/2020). 

“Sekarang titik letaknya ada dimana? Bisa saja, misalnya terkait akses dimana pasien Covid-19 berat berasal dari sosial ekonomi menengah ke bawah dan akses mendapatkan layanan kesehatan lebih sulit sehingga sampai ke layanan kesehatan lambat sehingga kemungkinan terjadi kematian sangat besar,” urainya.

Selain itu, juga terkait dengan sistem rujukan.

Meskipun saat ini telah ada sistem rujukan, Riris mengatakan sistem yanga ada belum dikondisikan pada situasi pandemi saat ini yang membutuhkan kecepatan penanganan.

Karena tidak adanya sistem rujukan cepat menjadikan layanan terhadap pasien Covid-19 berat berjalan lambat sehingga memperbesar kemungkinan terjadinya kematian.

“Lalu, faktor lain adanya varian baru Coid-19 yang dikabarkan memiliki tingkat penularan lebih tinggi. Namun, ini semua hipotetikal, mana yang mempengaruhi secara riil di lapangan belum diketahui secara pasti,” terangnya.

Untuk menekan angka kasus kematian akibat Covid-19, dikatakan Riris, tidak cukup hanya dilakukan oleh pemerintah dengan mengevaluasi manajemen kasus terhadap kematian akibat Covid-19 di tanah air.

Namun, masyarakat juga diharapkan dapat mengambil bagian dengan displin menjalankan protokol kesehatan dengan mematuhi 5M yaitu memakai masker, mencuci tangan dengan sabun di air mengalir, menjaga jarak, menjauhi kerumunan, dan mengurangi mobilitas.

“Masyarakat harus tetap menjalankan prokes, 5M, yang menjadi senjata unggulan untuk mencegah Covid-19,” tegasnya. (Tribunjogja)

Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved