Breaking News:

Angka Kematian Akibat Covid-19 Meningkat, Ini Saran Epidemiolog UGM untuk Pemerintah

Angka Kematian Akibat Covid-19 Meningkat, Ini Saran Epidemilog UGM untuk Pemerintah

Penulis: Hari Susmayanti
Editor: Hari Susmayanti
tangkapan layar Webinar 'Refleksi Pencegahan dan Pengendalian Covid: Apa yang perlu dipersiapkan dalam menghadapi pandemi di 2021?' yang diselenggarakan Program Magister IKM FKKMK UGM, Selasa (22/12/2020).
dr Riris Andono Ahmad dalam Webinar 'Refleksi Pencegahan dan Pengendalian Covid: Apa yang perlu dipersiapkan dalam menghadapi pandemi di 2021?' yang diselenggarakan Program Magister IKM FKKMK UGM, Selasa (22/12/2020). 

TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - Epidemiolog UGM, dr. Riris Andono Ahmad, M.P.H., Ph.D meminta pemerintah melakukan evaluasi manajemen pengendalian pandemi, terutama terhadap kasus kematian akibat covid-19 di Tanah Air.

Evaluasi ini penting untuk segera dilaksanakan karena presentasi kematian akibat covid-19 di Indonesia mengalami peningkatan dalam beberapa waktu terakhir.

“Perlu evaluasi case manajemen, bottle necknya ada dimana?,” tuturnya, seperti yang dikutip Tribunjogja.com dari laman ugm.ac.id, Senin (17/5/2021).

dr Riris mengungkapkan, meningkatnya kasus kematian akibat covid-19 dalam beberapa waktu terakhir perlu segera ditindaklanjuti, terutama faktor apa saja yang mempengaruhi.

Dengan mengetahui penyebab tingginya kematian akibat covid-19 ini, nantinya pemerintah bisa membuat langkah yang tepat serta efektif untuk meminimalisir angka kematian yang disebabkan oleh virus yang pertama merebak di Wuhan China tersebut.

Dari data yang dirilis oleh Satgas Covid-19, pada 15 Mei 2021 angka kematian akibat Covid-19 di tanah air sebesar 2,76 persen yang meningkat dari sebelumnya per Februari 2021 sebesar 2,75 persen.

Sementara, persentase kasus angka kematian akibat Covid-19 di dunia sebesar 2,07 persen.

Untuk bisa mengetahui penyebab pasti kematian akibat covid-19 ini menurut dr Riris memang harus melalui audit kematian.

Sebab, banyak faktor yang bisa mempengaruhi tingginya angka kematian yang disebabkan oleh covid-19.

Baca juga: Pemkab Bantul Siap Antisipasi Lonjakan COVID-19 Pasca-Idulfitri

Misalnya dipicu faktor layanan kesehatan.

Halaman
12
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved