Breaking News:

Penyekatan Pemudik

Pos Pemantauan Tugu Ireng Mulai Periksa Arus Balik Kendaraan dari Magelang

Pos pemantauan Tugu Ireng, Salam, Kabupaten Magelang mulai memperluas operasi penyekatan dengan memeriksa arus balik kendaraan yang hendak keluar wila

Tribunjogja/Nanda Sagita Ginting
Beberapa kendaraan yang hendak keluar wilayah Magelang diputar balikan oleh Petugas di Tugu Ireng, Jumat (15/05/2021) 

TRIBUNJOGJA.COM, MAGELANG - Pos pemantauan Tugu Ireng, Salam, Kabupaten Magelang mulai memperluas operasi penyekatan dengan memeriksa arus balik kendaraan yang hendak keluar wilayah Magelang.

Sebelumnya, penyekatan hanya dilakukan pada arus masuk ke wilayah Magelang.

Iptu Aris Mulyono, Kapospam Salam, KB0 Satlantas Polres Magelang mengatakan, perluasan penyekatan dilakukan untuk menjaring para pemudik yang berhasil lolos pada operasi pelarangan mudik terhitung sejak 06 Mei 2021 lalu.

"Ya, ini  (penyekatan) kami perluas. Mengingat masa  libur lebaran sudah habis. Sehingga, kendaraan yang lolos terjaring pada masa penyekatan hari pertama bisa dilakukan pemeriksaan pada hari kesembilan ini," jelasnya kepada Tribunjogja.com, pada Sabtu (15/5/2021).

Baca juga: Prediksi INTER MILAN vs JUVENTUS: Skuad Terkuat Conte untuk Misi Terselubung Nerazzurri

Baca juga: Komentar Valentino Rossi Soal Tren Kariernya yang Buruk di MotoGP

Baca juga: Bagi Pemudik, Ini yang Harus Disiapkan sebelum Kembali ke Jakarta

Ia menambahkan, pada penyekatan kali ini, sebanyak delapan kendaaraan yang hendak keluar wilayah Magelang terpaksa diputarbalikan.

Karena, pengendara tidak bisa memperlihatkan kelengkapan dokumen perjalanan sesuai aturan mudik 2021.

"Sejauh ini yang terjaring dan dilakukan tindakan putar balik dari kendaraan yang akan keluar dari wilayah Magelang menuju Yogyakarta, ada delapn kendaraan. Namun, untuk arus masuk ke wilayah Magelang tetap kami lakukan penyekatan sesuai prosedur," tuturnya.

Adapun, sejauh ini kendaraan yang diminta putar balik kebanyakan ber pelat B dan AE.

Sedangkan, untuk kendaraan luar wilayah Magelang seperti AB dari Yogyakarta pihaknya masih memperbolehkan untuk masuk wilayah Magelang dengan menunjukkan  identitas diri.

"Kalau pelat luar  yang banyak terjaring B dan AE ini terpaksa kami putar balikan. Sedangkan, untuk wilayah Yogyakarta kami masih berikan penanganan secara humanis mengingat banyak masyarakat yang bekerja dikedua wilayah ini (Magelang dan Yogyakarta)," pungkasnya. (ndg)

Penulis: Nanda Sagita Ginting
Editor: Joko Widiyarso
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved