Breaking News:

Kabupaten Gunungkidul

Dapat Stiker Kemenhub, Bus AKAP Gunungkidul Bisa Beroperasi dengan Syarat

Sejumlah perusahaan otobus (PO) Antar Kota Antar Provinsi (AKAP) mendapat stiker khusus dari Kementerian Perhubungan (Kemenhub) RI.

Penulis: Alexander Aprita | Editor: Gaya Lufityanti
TRIBUNJOGJA.COM / Alexander Ermando
Sejumlah perusahaan otobus (PO) Antar Kota Antar Provinsi (AKAP) mendapat stiker khusus dari Kementerian Perhubungan (Kemenhub) RI. 

TRIBUNJOGJA.COM, GUNUNGKIDUL - Sejumlah perusahaan otobus (PO) Antar Kota Antar Provinsi (AKAP) mendapat stiker khusus dari Kementerian Perhubungan (Kemenhub) RI.

Adapun stiker diberikan agar armada bisa beroperasi untuk perjalanan non-mudik.

PO asal Gunungkidul, Maju Lancar jadi salah satu yang mendapat stiker tersebut.

Hal itu dibenarkan oleh pemiliknya, Henry Ardyanta.

"Ada 8 stiker khusus dari Kemenhub, yang dilengkapi kode batang (barcode)," kata Henry pada wartawan, Jumat (07/05/2021).

Menurutnya, hanya ada 8 unit bus yang bisa beroperasi sesuai dengan jumlah stiker yang didapatkan.

Baca juga: Disperindag Sleman Siapkan Stiker untuk Kendaraan Pedagang dari Luar Daerah

Namun ada persyaratan tertentu bagi PO yang mendapatkan stiker tersebut.

Antara lain surat keterangan bebas COVID-19, surat tugas, hingga surat keterangan tujuan perjalanan. Henry mengatakan syarat itu sesuai dengan Peraturan Menteri Perhubungan (Permenhub) Nomor 13/2021.

"Lewat stiker tersebut bus bisa beroperasi selama masa larangan mudik, namun dengan syarat tersebut," jelasnya.

Meski bisa beroperasi dengan armada terbatas, Henry memilih menerjunkan bus AKAP lebih sedikit. Pasalnya, tingkat keterisian penumpang bus terbilang rendah.

Halaman
12
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved