Breaking News:

Tiga Kasus Curanmor Saat Ramadan di Playen Gunungkidul, Diduga Pelaku yang Sama

Tiga kasus pencurian sepeda motor (curanmor) terjadi di Kapanewon Playen, Gunungkidul sepanjang Ramadan ini.

TRIBUNJOGJA.COM / Suluh Pamungkas
Berita Gunungkidul 

TRIBUNJOGJA.COM, GUNUNGKIDUL - Tiga kasus pencurian sepeda motor (curanmor) terjadi di Kapanewon Playen, Gunungkidul sepanjang Ramadan ini.

Polsek setempat pun kini berupaya mengungkap tuntas tiga kasus tersebut.

Kanit Reskrim Polsek Playen, Iptu Larso mengatakan tiga kasus ini memiliki kesamaan.

Hal itu mengacu pada laporan serta keterangan yang diterima.

Baca juga: Jadwal dan Lokasi Pemadaman Listrik di DI Yogyakarta Besok, Senin 3 Mei 2021

"Modusnya sama, yaitu kendaraan diambil saat berada di ladang jauh dari pantauan pemiliknya," katanya pada wartawan, Minggu (02/05/2021).

Larso mencontohkan, pada dua kejadian curanmor terakhir yang dilaporkan, sepeda motor yang raib sebelumnya dalam kondisi terkunci setang. Diduga pelaku menggunakan kunci palsu atau kunci T.

Pihaknya pun menduga ketiga kasus ini dilakukan oleh pelaku yang sama, mengacu pada modus yang dilakukan. Saat ini, upaya pengungkapan siapa pelakunya pun terus dilakukan.

"Kami sudah berkoordinasi dengan Unit Opsnal Polres dan Polsek di perbatasan untuk turut melakukan penyelidikan," ungkap Larso.

Lantaran pelaku belum terungkap, ia pun mengimbau warga lebih waspada dan lebih peka. Terutama saat mendapati adanya indikasi penjual sepeda motor bodong.

Pencurian terakhir dilaporkan pada Sabtu (01/05/2021) lalu. Kapolsek Playen AKP Hajar Wahyudi mengatakan peristiwa itu dialami Wagimin (66), warga Pedukuhan Ngunut Lor, Kalurahan Ngunut.

"Peristiwanya terjadi sekitar pukul 15.30 WIB, di ladang pinggir jalan wilayah setempat," jelas Hajar.

Baca juga: Sembako Murah Paling Diincar Pengunjung, Pasar Lebaran 2021 di SCH Tersedia Secara Virtual

Menurut keterangan korban, saat itu ia tengah berada di ladang untuk mengambil rumput. Motor dengan nomor polisi AB 6038 UD itu pun terparkir sejauh 100 meter dari tempatnya di ladang.

Sekembalinya dari ladang, Wagimin mendapati motor miliknya telah lenyap. Padahal saat itu kondisi setangnya sudah terkunci dan kunci motornya pun telah dibawa.

"Saat itu kawasan sekitar ladang juga sepi, tidak ada satu pun saksi mata selain korban sendiri," kata Hajar. (alx)

Penulis: Alexander Aprita
Editor: Kurniatul Hidayah
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved