Breaking News:

Makan Sahur dengan Nasi Justru Bikin Lemas Saat Puasa? Coba Tips dari Zaidul Akbar Berikut Ini

Makan sahur dengan nasi goreng, nasi telur, mi goreng, dan sejenisnya justru membuat badan merasa berat dan tidak fit saat puasa? Kalau itu yang

Kompas.com
ilustrasi 

TRIBUNJOGJA.COM - Makan sahur dengan nasi goreng, nasi telur, mi goreng, dan sejenisnya justru membuat badan merasa berat dan tidak fit saat puasa? Kalau itu yang dirasakan, ada baiknya kita mengganti makanan berat dengan menu yang lebih ringan namun penuh nutrisi dan bikin kuat beraktifitas saat puasa seharian penuh.

dr Zaidul Akbar yang merupakan Konsultan Herbal dan Thibbun Nabawi Internasional sekaligus penulis buku Jurus Sehat Rasulullah (JSR) memberikan tipsnya.

Dia mengajarkan tips hidup sehat ala Nabi melalu media sosial, di antaranya lewat Instagram.

Ketika Ramadhan nanti, Zaidul Akbar membagikan tips agar tetap bugar, salah satunya adalah dengan tidak mengonsumsi makanan berat, termasuk nasi.

Baca juga: Makanan Paling Sehat Sedunia ala dr Zaidul Akbar ada di Indonesia, Cocok Untuk Sarapan

“Fokus ke ibadah. Jangan mengerjakan hal-hal tak bermanfaat, apalagi tiada manfaat ke keimanan kita. Makanlah secara sederhana, Ramadhan adalah bulan merasakan lapar bukan kekenyangan atau makan berlebihan,” jelas Zaidul melalui Instagramnya @zaidulakbar.

Baca juga: Hari ke-19 Puasa, Tak Lama Lagi 10 Malam Terakhir di Bulan Ramadhan, Ini Amalan Malam Lailatul Qadar

Menurut Zaidul, waktu sahur dan berbuka adalah waktu mustajab berdoa. Makanya dia menyarankan agar stop ngeposting di waktu sahur dan berbuka dan fokus berdoa dulu.

“Agar tidak kehilangan waktu-waktu terbaik tersebut. Ngepostingnya nanti klo udah pagian aja atau waktu yang nggak ganggu ibadah kita, judulnya kan kita mau fokus ibadah,” tulis Zaidul.

Saat Anda mengaji dan merasa ngantuk, jangan menyerah dengan kantuk. Zaidul saran melawan kantuk dengan beberapa cara. Pertama, ganti posisi dari duduk ke berdiri. Kedua, cuci muka atau wudhu lagi.

“Aktifkan tombol penyesalan jika terlambat rawatib (salat sunat setelah dan sebelum salat fardu) atau salat fardu atau tarawih atau shalat malam atau shalat dhuha dan lainnya sehinggaaaa kita ga mau ketinggalan sekalipun selama ramadhan,” jelas Zaidul.

dr Zaidul Akbar
dr Zaidul Akbar (Instagram @zaidulakbar)

Nah, agar tetap bugar dan tetap kuat saat berpuasa, ada 57 tips diajarkan Dr Zaidul Akbar, dari Sahur hingga sahur lagi.

Halaman
1234
Editor: Kurniatul Hidayah
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved