Breaking News:

Ada Aplikasi eFishery, Ratusan Pembudidaya Ikan di Yogyakarta Bisa Santai Sembari Nikmati Hasil

Dewasa ini peran teknologi informasi telah menjamah berbagai sektor, dengan menawarkan kemudahan yang dulu hampir tak pernah terbayangkan

TRIBUNJOGJA/ Azka Ramadhan
Co-founder eFishery Chrisna Aditya (tiga dari kanan) bersama para pembudidaya ikan asal DIY, menunjukkan aplikasi digital pemberi pakan ikan otomatis, di sela pertemuan di Kota Yogyakarta, Rabu (22/4/21) petang. 

TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - Dewasa ini peran teknologi informasi telah menjamah berbagai sektor, dengan menawarkan kemudahan yang dulu hampir tak pernah terbayangkan. Tidak terkecuali di sektor budidaya ikan, melalui aplikasi eFishery.

Ya, eFishery yang terhubung dengan eFisheryFeeder sebagai mesin pemberi makan ikan secara otomatis, sudah menjamah hingga Yogyakarta. Terang saja, beberapa pembudidaya ikan pun telah merasakan langsung kemudahan tersebut.

Baca juga: Tes Pendalaman Materi Secara Tatap Muka di SD Joannes Bosco Yogyakarta Diikuti 65 Siswa

"Saya tahu itu dari teman, karena terobosannya bagus, ada feeder yang otomatis memberi makan," ungkap Joko Widodo, pembudidaya ikan asal Ngemplak, Sleman di sela forum eFishery di Kota Yogyakarta, Rabu (22/4/2021) petang.

Sekadar informasi, eFishery merupakan perusahaan rintisan, atau startup yang memang fokus menghadirkan inovasinya di sektor budidaya ikan. Selain itu, eFishery memberi solusi dengan layanan dari hulu ke hilir, mulai manajemen pakan, pembiayaan dan pasar bagi para pembudidaya ikan.

Co-founder dan Chief of Staff eFishery Chrisna Aditya lantas menjelaskan, berdasarkan data dari KKP, potensi perikanan budidaya di Yogya kini, mencapai 95.000 ton per tahunnya. Dengan produk unggulan lele, nila, hingga gurami.

Berangkat dari potensi yang begitu besar, pihaknya mulai masuk ke Yogyakarta untuk mendukung pembudidaya ikan dalam mengoptimalkan potensi akuakultur. Dengan begitu, deretan permasalahan pun dapat tertanggulangi.

"Sudah sejak tahun lalu, eFishery hadir di Yogyakarta untuk mendukung para pembudidaya dan mengoptimalkan potensi akuakultur, sekaligus menawarkan solusi bagi permasalahan yang dihadapi pembudidaya di sini," terangnya.

Sejauh ini, eFishery menjangkau lebih dari 300 pembudidaya ikan di seantero Yogyakarta. Menyoal teknis, ia menjelaskan,  layanan eFishery sangat beragam. Jadi, disesuaikan dengan kebutuhan dan karakteristik kolam pembudidaya.

"Kalau untuk eFisheryFeeder ini sebetulnya kita sewakan ke pembudidaya, bisa sebulan dan per siklus, ya. Sebulan bisa Rp 300 ribu, tapi ada promo biasanya," katanya.

Pembudidaya pun bisa menikmati layanan Kabayan (Kasih, Bayar Nanti), yaitu fitur pembiayaan bertempo melalui unit bisnis eFisheryFund. Sampai Maret 2021, pihaknya pun telah menyalurkan pembiayaan sebesar Rp 68 Miliar.

Baca juga: Menilik Masjid Kedondong Peninggalan Sunan Kalijaga di Kulon Progo

"Khusus di Yogyakarta sendiri, total loan approved sejauh ini sudah mencapai lebih dari Rp 2Miliar," ujarnya.

Sementara pembudidaya ikan asal Minggir, Sleman, Suryo Supomo menyampaikan, sebelum mengenal eFishery, dirinya kewalahan dalam memberikan pakan ikan di kolam secara tepat waktu. Namun, masalah itu kini teratasi.

"Selain itu, sering juga jumlah pakan yang diberikan terlalu banyak, sehingga pakan yang tidak habis dimakan ikan malah mengotori air kolam. Nah, eFisheryFeeder membuat kita tidak buang-buang pakan lagi," ucapnya. (aka)

Penulis: Azka Ramadhan
Editor: Kurniatul Hidayah
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved