Breaking News:

Calon Jemaah Haji di Klaten Sudah Masuk Daftar Penerima Vaksin COVID-19

Calon jemaah haji (CJH) di Kabupaten Klaten sudah masuk dalam daftar tunggu vaksin COVID-19. Bahkan beberapa di antaranya yang berstatus lanjut usia

TRIBUNJOGJA/ Almurfi Syofyan
Kepala Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Klaten, Anif Solikhin saat ditemui di Gedung Sunan Pandanaran, Kamis (8/4/2021). 

TRIBUNJOGJA.COM, KLATEN - Calon jemaah haji (CJH) di Kabupaten Klaten sudah masuk dalam daftar tunggu vaksin COVID-19.

Bahkan beberapa di antaranya yang berstatus lanjut usia (Lansia) telah mendapatkan vaksin COVID-19.

Hal itu dikatakan oleh Kepala Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Klaten, Anif Solikhin saat ditemui Tribun Jogja di Gedung Sunan Pandanaran, Klaten, Kamis (8/4/2021).

Baca juga: UPDATE Gunung Merapi, Teramati 2 Kali Awan Panas Guguran Siang Ini, Jarak Luncur Hingga 1,5 Km

"Vaksin sebenarnya sudah jalan ya, tapi memang yang diutamakan dulu adalah mereka yang lansia. Ini memang sudah ada komitmen Dinas Kesehatan ya dan sudah mulai bagi lansia," ucap Anif Solikhin.

Ia melanjutkan, adapun jumlah CJH di Klaten sesuai dengan data CJH yang gagal berangkat tahun 2020 akibat pandemi sekitar 1.140 CJH.

Jumlah ini akan menjadi prioritas utama untuk diberangkatkan ke tanah suci pada musim haji tahun ini.

Meski begitu, untuk jumlah kuota CJH yang bakal diberangkatkan ke tanah suci tahun 2021 ini, pihaknya belum mengetahui secara pasti sebab masih menunggu informasi dari pemerintah pusat.

"Klaten masih prioritaskan kuota tahun 2020 lalu ya, sekitar 1.140 calon jamaah haji. Itu juga merupakan target CJH yang butuh di vaksin. Untuk kuota berangkat kita juga belum tahu," ucap dia.

Baca juga: Pemkab Klaten Usulkan Penambahan 20 Ribu Vial Vaksin COVID-19, Ini Peruntukannya

Meskipun belum mendapat kepastian kuota yang diberangkatkan, dikatakan Anif, Kementerian Agama RI telah memiliki sejumlah skenario untuk memberangkatkan CJH tahun 2021.

"Yang jelas Pak Menteri sudah punya skenario diberangkatkan sesuai dengan prokes. Nanti memberangkatkan atau tidak juga menunggu taklimatul hajj dari Pemerintah Arab Saudi," ulasnya. (Mur)

Penulis: Almurfi Syofyan
Editor: Kurniatul Hidayah
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved