Breaking News:

Kota Yogyakarta

Pemkot Yogya Andalkan 'Monalisa' untuk Menggaet Turis Lokal Selama Masa Pelarangan Mudik

'Monalisa' ialah singkatan dari 'menikmati harmoni Jogja dengan lima jalur sepeda wisata'.

TRIBUNJOGJA.COM / Suluh Pamungkas
Berita Kota Yogya 

TRIBUNJOGJA.COM - Pemerintah Kota (Pemkot) Yogyakarta bakal mengandalkan program 'Monalisa' untuk menggaet wisatawan lokal selama masa pelarangan mudik Idulfitri, pada 6-17 Mei 2021 mendatang.

Kepala Dinas Pariwisata (Dinpar) Kota Yogyakarta, Wahyu Hendratmoko menjelaskan, 'Monalisa' ialah singkatan dari 'menikmati harmoni Jogja dengan lima jalur sepeda wisata'.

Diharapkan, 'Monalisa' bisa menjadi daya tarik wisatawan dari DIY, untuk menyambangi kota.

Baca juga: Pemkot Yogyakarta Sebut Larangan Mudik Lebaran 2021 Sangat Berdampak Bagi Sektor Pariwisata

Menurutnya, 'Monalisa' merupakan penyempurnaan dari jalur-jalur wisata sepeda yang selama ini sudah tersedia di aplikasi Jogja Smart Service (JSS).

Dengan adanya update, sajiannya tentu semakin menarik.

"Kita ciptakan embrionya saja. Lalu, embrio kita serahkan kepada teman-teman pebisnis, mereka akan ada person insert di masing-masing jalur itu, untuk mematangkan skema," terangnya, Rabu (7/4/2021).

Selaras dengan program-program wisata sepeda terdahulu, Lembaga Pemberdayaan Masyarakat Kelurahan (LPMK), PKK wilayah, hingga komunitas-komunitas di kampung wisata, akan lebih intens keterlibatannya.

Baca juga: Larangan Mudik Lebaran 2021, Dinas Pariwisata DIY Andalkan Kunjungan Wisatawan Lokal

"Hal tersebut untuk mengisi atraksi event wisata, maupun kuliner di daerah-daerah yang dikunjungi. Untuk promosinya kita dibantu PHRI dan ASITA. Jadi, ini semacam variasi di sektor sport tourism," cetusnya.

Menurutnya, mobilisasi wisatawan lokal bakal dilakukan untuk menggerakkan roda pariwisata.

Pasalnya, berbagai pembatasan pun akan dilakukan oleh tingkat kementerian, seiring larangan mudik Idulfitri.

"Seperti yang disampaikan Pak Wali, Pemkot tetap mendukung keputusan pusat. Tapi, memang kita akan coba menggerakan wisatawan lokal, kita persilakan. Jadi, wisatawan antar kota dalam provinsi," katanya. ( Tribunjogja.com )

Penulis: Azka Ramadhan
Editor: Gaya Lufityanti
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved