Breaking News:

Penggeledahan oleh Densus 88 di Wilayah DI Yogyakarta, DPRD DIY Kecewa dengan Kesbangpol

Pasca adanya rentetan penggeledahan sejumlah rumah di tiga wilayah yakni Kabupaten Bantul, Sleman, dan Kota Yogyakarta oleh Detasemen Khusus

TRIBUNJOGJA/ Miftahul Huda
Suasana rapat kerja antara Komisi A DPRD DIY bersama Kesbangpol DIY di ruang rapat gedung dewan, Selasa (6/4/2021) 

TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - Pasca adanya rentetan penggeledahan sejumlah rumah di tiga wilayah yakni Kabupaten Bantul, Sleman, dan Kota Yogyakarta oleh Detasemen Khusus (Densus) 88 Antiteror Mabes Polri sejak Jumat (3/4/2021) kemarin, membuat Komisi A DPRD DIY mempertanyakan peran Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) DIY.

Komisi A memanggil pimpinan, serta jajaran Badan Kesbangpol pemerintah DIY untuk berdialog membahas isu terorisme yang berkembang di wilayah DIY.

Kekecewaan terlihat dari para anggota Komisi A DPRD DIY saat rapat kerja membahas isu terorisme bersama Kesbangpol Pemda DIY itu berlangsung.

Baca juga: UNY Laksanakan Vaksinasi Covid-19 Bagi 500 Dosen dan Tenaga Kependidikan

Pasalnya, beberapa pertanyaan yang dilontarkan para anggota dewan tidak semuanya terjawab dari perwakilan Kesbangpol DIY.

Sekretaris Komisi A DPRD DIY, Retno Sudiyanti mengatakan, Kesbangpol seharusnya memiliki jaringan yang kuat khususnya dalam hal menyangkut politik, ideologi yang mengancam keamanan wilayah.

Ia menilai, penggeledahan di sejumlah rumah terduga teroris oleh Densus 88 Mabes Polri kemarin harus dijadikan perhatian khusus bagi Kesbangpol.

Retno mempertanyakan peran Kesbangpol dalam hal menyebarkan ideologi pancasila untuk kesatuan bangsa.

Termasuk ancaman paham radikalisme tersebut masuk ke pikiran masyarakat dari arah mana.

"Kami sebenarnya kecewa dengan Kesbangpol DIY yang selalu memberi jawaban klasik 'bukan wewenang kami' dan 'kami tidak tahu'. Saya melihat mereka tidak memiliki data atas hal tersebut," katanya, seusai rapat kerja di ruang Rapur DPRD DIY, Selasa (6/4/2021).

Ia menambahkan, Kesbangpol DIY adalah institusi terdekat yang bersinggungan langsung dengan bahaya atau ancaman terhadap kesatuan bangsa seperti halnya aksi teror yang terjadi akhir-akhir ini.

Halaman
123
Penulis: Miftahul Huda
Editor: Kurniatul Hidayah
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved