Pengamanan Jelang Paskah

Paskah, Polisi Perketat Keamanan Gereja di Sleman

Kepolisian akan melakukan pengamanan ketat saat perayaan Paskah 2021 di Kabupaten Sleman.

Penulis: Ahmad Syarifudin | Editor: Gaya Lufityanti
TRIBUNJOGJA.COM / Ahmad Syarifudin
Petugas Kepolisian bersenjata sedang berjaga didepan pintu masuk Gereja Katolik Keluarga Kudus Banteng, Sleman Yogyakarta, saat melakukan sterilisasi gereja menjelang paskah, pada Kamis (1/4/2021). 

TRIBUNJOGJA.COM, SLEMAN - Kepolisian akan melakukan pengamanan ketat saat perayaan Paskah 2021 di Kabupaten Sleman.

Hal itu untuk mengantisipasi adanya aksi teror di tempat ibadah.

Nantinya, tiap gereja akan dijaga ketat minimal oleh sepuluh aparat dari Polri-TNI selama 1x24 jam.

Di samping itu, ada juga pengamanan dari Ormas dan pihak keamanan gereja

"Setiap gereja, nantinya dijaga minimal 10 petugas. Pengamanan dilakukan secara terbuka dan tertutup," kata Kabag Ops Polres Sleman, Kompol Danang Kuntadi, ditemui seusai sterelisaisi bersama Brimob di Gereja Katolik Keluarga Kudus Banteng, Sleman, Kamis (1/4/2021). 

Baca juga: Jelang Paskah, Polisi Lakukan Sterilisasi Gereja di Sleman

Ada 81 gereja di Sleman dan 20 di antaranya merupakan gereja besar yang menjadi target sterilisasi pihak Kepolisian.

Hal tersebut dilakukan untuk memberi rasa aman, kepada pihak gereja dan umat sehingga menjelang pelaksanaan ibadah paskah merasa nyaman. 

Kegiatan sterilisasi di gereja Katolik Keluarga Kudus Banteng berjalan lancar.

Pantauan di lokasi, petugas melakukan pengecekan dengan teliti pada gereja, mulai dari altar hingga tempat duduk umat.

Tiap sudut bangunan, tak luput dari pengecekan.

Hasilnya, polisi tidak menemukan adanya barang mencurigakan. 

Paroki Gereja Keluarga Kudus Banteng, Romo Matheus Wahyudi MSF mengatakan, aksi teror yang terjadi di Makassar beberapa waktu lalu menjadi keprihatinan.

Kendati demikian, pihaknya mengaku merasa aman dan nyaman.

Baca juga: Tiga Gereja di Kota Yogyakarta Menjadi Perhatian Brimob DIY Saat Paskah

Sebab, sudah ada pengawalan dan penjagaan dari pihak keamanan, baik dari Kepolisian, TNI, Ormas dan pihak keamanan gereja yang berjumlah 30 orang. 

Ia meminta umat untuk waspada namun tetap tenang.

Sumber: Tribun Jogja
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved