Breaking News:

Human Interest Story

Perjuangan Ibu di Sleman, Banting Tulang Jual Bakso Tusuk Keliling Ditemani Sang Bayi

"Akhirnya ya tak bawa, karena di kontrakan gak ada yang menjaga. Ibu saya juga harus bekerja, dan saya baru saja dicerai oleh suami saya," kata Ika

Penulis: Miftahul Huda | Editor: Kurniatul Hidayah
TRIBUNJOGJA/ Miftahul Huda
Ika Trisyani mengurus putrinya disela-sela waktu berjualan bakso tusuknya, Kamis (25/3/2021) 

TRIBUNJOGJA.COM, SLEMAN - Kerja keras seorang ibu untuk membesarkan buah hatinya mampu melampaui segala batas, begitu juga dengan pengorbanannya untuk anak tercinta.

Salah satunya dibuktikan perempuan bernama Ika Trisyani yang setiap harinya melawan kerasnya hidup di Kota Yogyakarta dengan berjualan bakso tusuk keliling.

Mbak Ika, begitu para pelanggan bakso tusuknya akrab memanggil Ika Trisyani yang hampir dipastikan pukul 12.00 gerobak warna hijaunya itu sudah mangkal di sekitaran toko swalayan Jalan Godean, Yogyakarta.

Perempuan itu berjalan kurang lebih 10 Kilometer dari tempat tinggalnya di Kwarasan, Kelurahan Nogotirto, Gamping, Sleman sembari mendorong gerobak bakso tusuk miliknya menuju Jalan Godean.

Baca juga: Pemkot Yogyakarta Pastikan 99 Persen Sekolah di Wilayahnya Siap Mulai Pembelajaran Tatap Muka

Beban berat itu kian bertambah lantaran Ika masih harus menggendong anak perempuannya yang kini berusia sekitar 5 bulan.

Ika tak mungkin meninggalkan buah hatinya itu lantaran di rumah kontrakannya tidak ada orang yang mengawasi anaknya, ketika ia mulai keliling menjajakan dagangannya.

"Akhirnya ya tak bawa, karena di kontrakan gak ada yang menjaga. Ibu saya juga harus bekerja, dan saya baru saja dicerai oleh suami saya," kata Ika membuka obrolan, Kamis (25/3/2021).

Meski harus berpanas-panasan, ia tetap sabar menunggu para pembeli bakso tusuk yang kebanyakan mereka adalah pelanggan setia Ika.

Ketika pembeli datang, buah hatinya itu dibiarkan bermain-main di sekitar tempatnya mangkal, lalu tangan yang cekatan itu mulai meracik bumbu untuk bakso tusuk yang ia jual.

Sesekali, Ika berhenti meladeni para pelanggan untuk menenangkan putrinya, dan para pelanggan pun sudah terbiasa dengan hal itu.

Halaman
12
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved