Breaking News:

Kabupaten Magelang

Empat Sekolah di Magelang jadi Percontohan Pembelajaran Tatap Muka, Digelar April

Empat sekolah di Kabupaten Magelang jadi tempat uji coba atau percontohan dilangsungkannya pembelajaran tatap muka (PTM)

Tribunjogja/Yosef Leon Pinsker
Suasana SMPN 1 Mungkid Kabupaten Magelang yang menjadi salah satu sekolah uji coba penerapan pembelajaran tatap muka (PTM) pada 5-16 April mendatang. 

TRIBUNJOGJA.COM, MAGELANG - Empat sekolah di Kabupaten Magelang jadi tempat uji coba atau percontohan dilangsungkannya pembelajaran tatap muka (PTM) yang bakal diselenggarakan pada 5-16 April 2021 mendatang.

Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kabupaten Magelang menyebut empat sekolah itu yakni terdiri dari masing-masing satu SMA, SMK, MA dan SMP.

"Sesuai instruksi dari Pemprov Jateng tiap Kabupaten/Kota itu ada empat sekolah yang diuji coba dan di Kabupaten Magelang itu yakni ada SMA Van Lith Muntilan, SMK Ngablak, MAN 2 Tegalrejo dan SMPN 1 Mungkid," jelas Kepala Disdikbud Kabupaten Magelang, Aziz Amin Mujahidin, Selasa (23/4/2021).

Aziz mengungkapkan, sebelum menggelar uji coba PTM, dinas sudah melakukan simulasi yang digelar pada September-Oktober 2020 lalu di sejumlah SMA/SMK.

Dari hasil simulasi didapati bahwa 97,23 persen PTM berlangsung sukses.

Selama 10 hari uji coba PTM itu akan dilihat hasilnya apakah kegiatan itu berpotensi dalam penyebaran Covid-19 atau tidak.

Baca juga: Huda Ingatkan Rencana Tatap Muka Perkuliahan Perlu Prioritas Vaksin bagi Dosen dan Civitas Akademika

Baca juga: Pakar Kebijakan Pendidikan Pertanyakan Kesiapan Sekolah Tatap Muka Mulai Juli

Setelah itu pada 19-23 April akan dilangsungkan evaluasi lanjutan guna menentukan kebijakan lebih lanjut dari proses PTM.

"Setelah itu pada 26 April sampai 7 Mei akan dilakukan perluasan uji coba tahap pertama dengan menambah jumlah sekolah yang memberlakukan PTM dan pada 12 Juli hingga September dilakukan pula perluasan uji coba tahap kedua dengan memperluas cakupan sekolah dan standarisasi prokes di satuan pendidikan," imbuhnya. '

Kepala Sekolah SMPN 1 Mungkid, Supriyanto menjelaskan, pada PTM yang akan dimulai pada 5 April nanti pihaknya lebih dulu melakukan sosialisasi dan mendapatkan persetujuan dari para orang tua murid.

Jika disetujui, maka pelaksanaan PTM akan digelar secara terbatas dengan jumlah siswa sekitar 80-100 orang dan dalam satu kelas hanya berisi 15 murid saja dengan jarak antar siswa sejauh 1,5 meter.

Selain itu, selama satu hari para murid hanya diperbolehkan belajar selama empat jam pelajaran saja yang durasi satu jam pelajaran berlangsung 30 menit, sehingga otomatis dalam satu hari murid hanya belajar selama dua jam.

"Jadi misalnya masuk jam 08.00 Wib ya nanti jam 10.00 Wib sudah selesai, kami imbau kepada murid juga untuk tidak menggunakan kendaraan umum, lebih baik diantar atau pakai sepeda saat menuju sekolah," urainya.

"Teknisnya sudah seperti yang biasa ya, sebelum masuk kelas nanti diperiksa suhu dulu dan kalau di atas 37,3 derajat itu tidak diperkenankan masuk ke kelas dan selama di sekolah wajib menggunakan masker," sambung Supriyanto. (Tribunjogja/Yosef Leon Pinsker)

Penulis: Yosef Leon Pinsker
Editor: Hari Susmayanti
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved