Kabupaten Gunungkidul
Persiapan Assessment, Disdikpora Gunungkidul Izinkan Belajar Tatap Muka Dilakukan
Pertemuan tatap muka bagi pelajar hanya diperuntukkan bagi pelajar tingkat akhir jenjang SD dan SMP.
Penulis: Alexander Aprita | Editor: Gaya Lufityanti
TRIBUNJOGJA.COM, GUNUNGKIDUL - Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) Gunungkidul mengizinkan pertemuan tatap muka bagi pelajar dilakukan.
Namun aktivitas tersebut hanya diperuntukkan bagi pelajar tingkat akhir jenjang SD dan SMP.
Kepala Bidang (Kabid) SMP, Disdikpora Gunungkidul Kiswara mengatakan izin diberikan berkaitan dengan persiapan Assessment Standar Pendidikan Daerah (ASPD) bagi pelajar tersebut.
"Rencananya belajar tatap muka akan dilakukan mulai Senin (22/03/2021) depan," katanya pada wartawan, Jumat (19/03/2021).
Kendati begitu, Kiswara menekankan pertemuan tersebut bersifat konsultatif.
Baca juga: Khawatir Prestasi Turun, Disdikpora Gunungkidul Usulkan Pertemuan Konsultatif Guru-Pelajar
Artinya durasi dan jumlah pelajar yang terlibat dalam pertemuan dibatasi demi mematuhi protokol kesehatan (prokes) pencegahan COVID-19.
Nantinya, setiap hari waktu untuk konsultasi belajar tatap muka itu hanya berlangsung selama 2 jam. Setiap kelas pun hanya akan diisi oleh 10 hingga 15 pelajar.
"Sekolah juga harus berkoordinasi dengan Satuan Tugas (Satgas) COVID-19 di masing-masing Kapanewon," ujar Kiswara.
Koordinasi perlu dilakukan untuk menjamin aktivitas berjalan sesuai prosedur dan prokes, termasuk memastikan kondisi zona kasus COVID-19 setempat.
Menurut Kiswara, ada 8.082 pelajar kelas VI SD dan 7.862 pelajar kelas IX SMP di Gunungkidul.
Jadwal ASPD bagi kelas VI SD berlangsung mulai 24-27 Mei, sedangkan kelas IX SMP pada 5-8 April.
Evaluasi pada pelajar pun akan dilakukan selama persiapan ASPD tersebut.
Kiswara juga memastikan seluruh tenaga pengajar siap melaksanakan persiapan ASPD.
Baca juga: Vaksin Guru di DI Yogyakarta Dimulai Hari Ini, Disdikpora Targetkan Juli Mulai Sekolah Tatap Muka
"Surat Edaran pelaksanaan belajar tatap muka kami edarkan mulai hari ini," ungkapnya.
Plt Kepala Disdikpora Gunungkidul Eddy Praptono menjelaskan ASPD merupakan pengganti dari Ujian Nasional. Ia pun sebelumnya sudah mengajukan usulan pertemuan konsultatif tersebut.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jogja/foto/bank/originals/berita-gunungkidul_20180731_185434.jpg)