Breaking News:

Yogyakarta

Izin Tinggal di DI Yogyakarta Habis saat Pandemi, WNA Tetap Diminta Lapor ke Kantor Imigrasi

Sejak pandemi, pemerintah pusat lewat Kementerian Hukum dan HAM (Kemenkumham) sudah mengeluarkan kebijakan baru.

Penulis: Ardhike Indah | Editor: Gaya Lufityanti
TRIBUNJOGJA.COM / Suluh Pamungkas
ilustrasi 

Laporan Reporter Tribun Jogja, Ardhike Indah

TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - Selama masa pandemi ini, banyak orang yang tidak bisa pergi ke luar negeri.

Begitupun Warga Negara Asing (WNA) tidak bisa masuk ke Indonesia.

Namun, untuk para WNA yang masih berada di Indonesia, khususnya di DI Yogyakarta dan tidak bisa kembali ke negara asal, diwajibkan untuk tetap lapor ke Kantor Imigrasi  Kelas I TPI Yogyakarta.

“WNA yang di DI Yogyakarta tinggal melebihi batas waktu cukup banyak. Biasanya mereka studi. Namun, dari pemerintah pusat sudah ada kebijakan baru tentang itu,” ungkap Kepala Seksi Lalu Lintas Keimigrasian Kantor Imigrasi Kelas I TPI Yogyakarta, Sigit Jatmiko SE kepada Tribunjogja.com, Selasa (9/3/2021).

Baca juga: Kantor Imigrasi Yogyakarta Mudahkan Anggota dan Keluarga Polda DIY Buat Paspor lewat Eazy Passport

Ia menjelaskan, sejak pandemi, pemerintah pusat lewat Kementerian Hukum dan HAM (Kemenkumham) sudah mengeluarkan kebijakan baru.

Kebijakan itu tertuang di Peraturan Menkumham RI Nomor 11 Tahun 2020 tentang Pelarangan Sementara Orang Asing Masuk Wilayah Negara Republik Indonesia yang berlaku sejak 2 April 2020.

Berdasarkan aturan tersebut, WNA tidak perlu membayar denda jika melebihi izin tinggal atau overstay.

Namun, jika WNA telah overstay lebih dari 60 hari dari sebelum 1 Januari 2020, maka pemerintah akan mengajukan pencekalan sementara bagi mereka yang nantinya ingin masuk ke Indonesia.

Baca juga: Kantor Imigrasi Yogyakarta Raih Predikat WBK Sebagai Komitmen Ciptakan Zona Integrasi Bebas Korupsi

“Yang penting, mereka tetap lapor. Selama ini kan pasti mereka ada sponsor untuk datang dan izin tinggal di sini. Biasanya ya sponsor itu yang lapor,” tambahnya.

Dikatakannya, hingga kini bandara internasional di DI Yogyakarta belum membuka penerbangan internasional.

Juga, di banyak negara masih berjibaku dengan pandemi virus corona dan tidak semua membuka penerbangan internasional.

“Kalau pun berbohong, nanti dicek dengan sistem kami kan jelas kelihatan sejak kapan overstay,” tambahnya. ( Tribunjogja.com )

Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved