Kesehatan

Waspada Diet Viral, Cara Cepat Turunkan Berat Badan Namun Bahayakan Tubuh

Waspada Diet Viral, Cara Cepat Turunkan Berat Badan Namun Bahayakan Tubuh

IST
Ilustrasi Diet Ekstrem 

TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - Belakangan ini isu-isu mengenai diet viral berseliweran di media sosial. 

Iming-iming memperoleh kondisi tubuh yang diinginkan dalam waktu cepat menjadikan berbagai metode diet ini menarik perhatian. 

Fokus dalam menjalankan diet yang cenderung berpatok pada mengecilnya angka timbangan juga menjadi faktor pendorong hal ini. 

Menurut perwakilan tim nutrisionis @dietpartner.id, Agustina Anggraeni, penurunan angka timbangan tentu menjadi hal yang baik, namun perlu dilihat kembali apakah lemak, hanya air, atau justru otot yang sebenarnya turun. 

"Selain itu, kecukupan zat gizi makro dan mikro harus tetap terpenuhi sekalipun kita sedang berdiet," katanya saat dihubungi Tribunjogja.com, Sabtu (6/3/2021). 

Dalam ranah gizi, lanjutnya, dikenal istilah basal metabolic rate (BMR).

BMR menggambarkan seberapa banyak energi minimal yang tubuh perlukan untuk menjalankan fungsi dasarnya. 

Ia menjelaskan, makanan dan minuman yang kita konsumsi pada dasarnya diserap dan diubah menjadi energi untuk digunakan tubuh untuk berfungsi, antara lain untuk paru-paru agar bernapas, jantung untuk berdetak dan memompa darah, dan otak untuk berpikir. 

"Maka, penting untuk kita memastikan bahwa konsumsi harian kita saat menjalani diet setidaknya sudah dapat memenuhi kebutuhan BMR ini. Tanpa pemenuhan yang cukup, tubuh tentu akan tidak berfungsi dengan baik," ungkap Agustina. 

Alumnus Gizi Kesehatan Fakultas Kedokteran UGM ini melanjutkan, penghitungan kebutuhan zat gizi harian juga kemudian mempertimbangkan penambahan tingkat aktivitas yang sangat mungkin berbeda antara satu orang dan lainnya. 

Selain itu, ada juga kondisi-kondisi lain yang diperhitungkan seperti kehamilan, menyusui, profesi tertentu seperti atlet, penyakit yang diderita, treatment medis yang sedang dijalani seperti operasi, cuci darah, dan lainnya yang kembali lagi sangat berbeda antara satu orang dengan orang lain. 

"Diet bersifat sangat personal, tergantung dengan kondisi masing-masing orang. Akan lebih bijak apabila sebelum mengikuti suatu jenis diet, kita bertanya kepada ahli gizi untuk memastikan," tandasnya. 

Baca juga: Daftar Makanan Sehat untuk Sarapan, Bagus Juga untuk yang Lagi Program Diet Lho, Ini Rinciannya

Baca juga: Inspirasi Menu Makanan Sehat untuk Mendukung Program Diet Sehat Anda

Hati-hati yo-yo effect

Agustina menambahkan, penurunan berat badan secara cepat dan drastis justru biasanya tidak berdampak lama. 

Halaman
12
Sumber: Tribun Jogja
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved