Breaking News:

Ijazah Palsu Mudah Dideteksi Lewat PIN

Ijazah perguruan tinggi saat ini harus memiliki PIN, yang mana untuk pembuatannya membutuhkan sejumlah syarat dan harus terdata.

Government of Alberta
Ilustrasi Ijazah Palsu 

TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - Jasa pembuatan ijazah palsu mulai tercium masuk ke Kota Pelajar. Penawaran yang diberikan pun beragam dengan rentang harga cukup fantastis. 

Mulai dari pembuatan ijazah SD senilai Rp2 juta hingga ijazah S3 senilai Rp11 juta. Jasa ijazah bodong ini ditawarkan melalui media sosial. 

Kepala Bagian Tata Usaha (TU) Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi (LLDIKTI) Wilayah V, Taufiqurrahman mengatakan baru mengetahui fenomena ini mulai masuk ke DIY. 

"Dulu pernah dengar kasus-kasus kayak gitu tapi kejadiannya tidak kelihatan lokasinya di mana. Kejadiannya sudah lama. Informasinya juga melalui internet, sehingga tidak jelas lapak atau posisinya ada di mana. Kalau yang di DIY saya baru dengar ini," ungkapnya kepada Tribunjogja.com melalui sambungan telepon, Senin (22/2/2021). 

Ditanya tanggapannya setelah mengetahui informasi tersebut, Taufiqurrahman mengungkapkan pandangannya secara pribadi. 

Menurutnya pribadi, saat ini pembuatan ijazah palsu agak susah dilakukan.

Sebab, ijazah perguruan tinggi saat ini harus memiliki penomoran ijazah nasional (PIN), yang mana untuk pembuatannya membutuhkan sejumlah syarat dan harus terdata. 

"Karena ijazah sekarang ada PIN yang perlu syarat-syarat dan harus terdata. Rasanya kalau dia bisa buat ijazah artinya dengan PIN yang palsu juga. Sehingga, kalau ditelusuri tidak akan tercatat data itu," terangnya. 

Baca juga: Dewan Pendidikan DIY Soal Jasa Pembuatan Ijazah: Ini Bukan yang Pertama, Menciderai Dunia Pendidikan

Baca juga: Ijazah S3 Dibanderol Rp 11 Juta, Pelaku Menawarkan Jasa di Media Sosial

Ia menjelaskan, dengan memasukkan identitas yang bersangkutan, maka akan muncul data lulusan perguruan tinggi tersebut.

"Kalau palsu tidak akan ketemu. Ada mekanisme untuk menelusuri identitas yang bersangkutan. Sehingga tidak akan ketemu," imbuhnya. 

Halaman
123
Penulis: Maruti Asmaul Husna
Editor: Hari Susmayanti
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved