Breaking News:

Aktivitas Gunung Merapi Pagi Ini: 5 Kali Guguran Lava Pijar dengan Jarak Luncur Maksimum 800 Meter

Gunung Merapi eramati mengalami 5 kali guguran lava pijar dengan jarak luncur maksimum 800 m ke arah barat daya, pada periode Senin pagi ini

TRIBUNJOGJA.COM / Setya Krisna Sumargo
ARAH BARU - Aktivitas Gunung Merapi mencatatkan perkembangan baru setelah luncuran guguran material lava pijar mengarah ke hulu Kali Sat yang masuk wilayah Kecamatan Srumbung, Magelang, Jateng, Sabtu (20/2/20021) malam. Material itu runtuh dari bagian atas sebelah kiri kubah lava 2021 yang volumenya terus membesar hingga Minggu (21/2/2021). Data laporan harian Minggu (21/2/2021) periode pukul 00.00 WIB hingga pukul 06.00 WIB, terjadi 38 kali gempa guguran. 

Laporan Reporter Tribun Jogja, Maruti Asmaul Husna

TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - Gunung Merapi (2.968 mdpl) teramati mengalami 5 kali guguran lava pijar dengan jarak luncur maksimum 800 m ke arah barat daya, pada periode pagi ini, Senin (22/2/2021) pukul 00.00-06.00 WIB 

Selain itu, berdasarkan laporan Balai Penyelidikan dan Pengembangan Teknologi Kebencanaan Geologi (BPPTKG) Yogyakarta, teramati pula asap kawah berwarna putih dengan intensitas sedang hingga tebal dan tinggi 50 m di atas puncak kawah.

"Gunung kabut 0-I, kabut 0-II, hingga kabut 0-III. Asap kawah teramati berwarna putih dengan intensitas sedang hingga tebal dan tinggi 50 m di atas puncak kawah. Teramati 5 kali guguran lava pijar dengan jarak luncur maksimum 800 m ke arah barat daya," kata petugas pengamat Gunung Merapi BPPTKG, Heru Suparwaka, Senin (22/2/2021). 

Baca juga: Gunung Merapi Luncurkan 11 Kali Guguran Lava Pijar, Pertama Kalinya Meluncur ke Arah Hulu Kali Sat

Baca juga: UPDATE Gunung Merapi : Hingga Siang Tadi, Tercatat Ada 18 Kali Guguran Lava Pijar

Selain itu, pada Senin (22/2/2021) pukul 00.00-06.00 WIB pagi ini, secara meteorologi dilaporkan cuaca Gunung Merapi berawan, mendung, dan hujan. Angin bertiup lemah ke arah timur.

Suhu udara 14-23 °C, kelembaban udara 71-98 persen, dan tekanan udara 568-707 mmHg. Volume curah hujan 2 mm per hari.

Adapun aktivitas kegempaan yang terjadi pada periode tersebut antara lain 25 gempa guguran dengan amplitudo 3-18 mm dan durasi 8-78 detik. 

Sementara, pada periode 6 jam sebelumnya, yakni Minggu (21/2/2021) pukul 18.00-24.00 WIB,  teramati 3 kali guguran lava pijar dengan jarak luncur maksimum 400 m ke arah barat daya.

Visual Gunung Merapi yang terpantau pada Kamis (18/2/2021).
Visual Gunung Merapi yang terpantau pada Kamis (18/2/2021). (TRIBUNJOGJA.COM / Setya Krisna Sumargo)

Heru menuturkan, pada periode ini gunung jelas, kabut 0-I, kabut 0-II, hingga kabut 0-III. Asap kawah tidak teramati.

Secara meteorologi, cuaca berawan dan mendung. Angin bertiup lemah hingga sedang ke arah timur laut dan timur.

Halaman
12
Penulis: Maruti Asmaul Husna
Editor: Muhammad Fatoni
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved