Kabupaten Kulon Progo

Komoditas Bawang Merah Mulai Dikembangkan di Lahan Pantai Kulon Progo

Tanaman bawang merah lebih aman ditanam di lahan pantai daripada di lahan sawah. 

Penulis: Sri Cahyani Putri | Editor: Gaya Lufityanti
istimewa
Panen bawang merah di lahan pantai Kulon Progo 

Laporan Reporter Tribun Jogja, Sri Cahyani Putri Purwaningsih

TRIBUNJOGJA.COM, KULON PROGO - Produksi Bawang merah menjadi komoditas utama di wilayah Srikayangan, Kapanewon Sentolo, Kabupaten Kulon Progo

Namun saat ini komoditas tersebut mulai dikembangkan di lahan pesisir pantai selatan kabupaten setempat. 

Kepala Dinas Pertanian dan Pangan (Distanpangan) Kabupaten Kulon Progo, Aris Nugroho menuturkan pengembangan komoditas itu bermula ketika panen raya Bawang merah di daerah Srikayangan yang memberikan keuntungan sangat besar bagi petani. 

Pasalnya dengan luas lahan 1.000 hektar dan modal sebesar Rp 14 juta, bawang merah dapat laku di pasaran sekitar Rp 40-50 juta. 

Baca juga: Antisipasi Potensi Bencana, BPBD Kulon Progo Terbitkan SK Siaga Darurat Bencana Hidrometeorologi

Bermula dari itu, Distanpangan Kulon Progo bersama petani lahan pantai berinovasi mengembangkan produksi bawang merah di wilayah Karangwuni (Wates), Bugel dan Garongan (Panjatan). 

"Dengan berbagai perlakuan dalam penanaman, ternyata hasil panenan bawang merah di lahan pantai cukup luar biasa mencapai 24 ton per hektar," tutur Aris, Kamis (18/2/2021). 

Meskipun lanjut Aris, lahan pantai biasa ditanami oleh komoditas cabai, melon dan semangka. 

Keberhasilan itu tidak luput dari perlakuan dari petani dengan mulsa plastik serta lampu
perangkap light trap tenaga surya. 

Lampu perangkap ini dapat mengurangi hama tanaman dikarenakan kupu-kupu sebelum menjadi ulat sudah terperangkap di alat tersebut. 

Tentunya juga dapat mengurangi pemberian pestisida.

Meski sejauh ini dirinya juga belum ada menerima laporan adanya serangan hama. 

Baca juga: Sejak Awal 2021, BPBD Kulon Progo Evakuasi 4 Ular dan 126 Sarang Tawon 

Artinya tanaman bawang merah lebih aman ditanam di lahan pantai daripada di lahan sawah. 

"Alat ini juga lebih efisiensi karena bisa digunakan lagi untuk pertanaman berikutnya yakni cabai," katanya. 

Kendati demikian penanaman bawang merah di lahan pantai kata Aris juga lebih banyak dalam pemberian pupuk serta memiliki perbedaan dari segi ukuran. 

Sumber: Tribun Jogja
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved