Breaking News:

Yogyakarta

Bappeda DIY Sebut Percepatan Vaksin untuk Masyarakat dapat Mendorong Pemulihan Ekonomi 

Program vaksinasi tidak hanya untuk penanganan COVID-19, tetapi juga berdampak pada akselerasi pertumbuhan ekonomi daerah.

Penulis: Nanda Sagita Ginting | Editor: Gaya Lufityanti
TRIBUJOGJA.COM/Maruti A. Husna
Kepala Bappeda DIY, Beny Suharsono 

Laporan Reporter Tribun Jogja, Nanda Sagita Ginting

TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - Pemerintah Daerah (Pemda) Daerah Istimewa Yogykarta (DIY) menilai pengadaan dan percepatan vaksinasi untuk masyarakat dapat mendorong pemulihan ekonomi.

Kepala Bappeda DIY, Beny Suharsono menuturkan, program vaksinasi tidak hanya untuk penanganan COVID-19, tetapi juga berdampak pada akselerasi pertumbuhan ekonomi daerah.

"Agar ekonomi bisa berjalan dengan optimal, kondisi kesehatan menjadi paling utama. Sehingga, bisa mendorong pemulihan ekonomi lebih tinggi lagi," jelasnya kepada Tribunjogja.com, pada Selasa (16/05/2021).

Ia menambahkan,  selama pandemi kondisi ekonomi di D.I Yogyakarta masih mengalami kontraksi.

Berdasarkan BPS DIY selama periode 2020  pereknomia di DI Yogyakarta mengalami kontraksi sebesar 2,69 persen yang menjadikan Provinsi paling tinggi se-Pulau Jawa.

Baca juga: Pemda DI Yogyakarta Prioritaskan Proyek Padat Karya untuk Menanggulangi Kemiskinan

"Memang kami sudah kami perkirakan ekonomi DIY hingga akhir 2020 masih mengalami perlambatan. Sehingga, dengan adanya vaksin diharapkan akan  menjadi angin segar untuk membawa pertumbuhan ekonomi," terangnya.

Selain program vaksinasi, program pemulihan ekonomi nasional (PEN) yang dilanjutkan pada tahun ini juga menjadi tumpuan untuk mendongkrak perekonomian.

Karena hal tersebut dinilai  krusial membantu masyarakat yang terpapar dampak COVID-19.

"Ya sebagai bentuk lainnya untuk mendukung percepatan pemulihan ekonomi melalui relaksasi yang diberikan pemerintah yang dapat dimanfaatkan masyarakat untuk mendorong aktivitas terutama di sektor usaha produktif,"tuturnya. ( Tribunjogja.com )

Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved