GeNose C19
WASPADA, GeNose C19 Banyak Dijual di Situs Belanja Online, Masyarakat Jangan Terjebak
Sayangnya, usai memperoleh izin edar dan dipasarkan, beberapa pihak justru mengambil keuntungan dari GeNose C19 terutama tentang penetapan harga
Penulis: Maruti Asmaul Husna | Editor: Kurniatul Hidayah
Laporan Reporter Tribun Jogja, Maruti Asmaul Husna
TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - Alat skrining Covid-19 karya UGM, GeNose C19, dari hari ke hari kian diperbincangkan masyarakat.
Banyak dari mereka yang mengapresiasi GeNose C19 karena lebih praktis, tidak sakit, dan murah dibanding alat skrining Covid-19 lainnya.
Sayangnya, usai memperoleh izin edar dan dipasarkan, beberapa pihak justru mengambil keuntungan dari GeNose C19 terutama tentang penetapan harga jual di pasaran yang beragam.
Baca juga: Psikolog UGM: Anak-Anak Diprediksi Mengalami Dampak Terbesar Pandemi, Ini Penjelasannya
Baca juga: BSU 2021 Ditiadakan, Begini Respon Pekerja di DI Yogyakarta
Salah satunya, seperti yang dijual di salah satu situs belanja online tanah air baru-baru.
“Di sana terlihat GeNose dijual dengan harga beragam. Ada yang Rp 75 juta, Rp 80 juta, bahkan Rp 90 juta,” papar Dr Hargo Utomo MBA, Direktur Direktorat Pengembangan Usaha dan Inkubasi UGM, Selasa (2/2/2021) melalui keterangan tertulisnya.
Hargo menegaskan, distribusi GeNose C19 sudah dikelola oleh PT Swayasa Prakarsa.
Saat ini, telah ada 3 distributor resmi GeNose C19 dan menyusul 3 distributor lainnya.
Hargo juga menjelaskan, harga eceran tertinggi (HET) GeNose C19 sebesar Rp 62 juta per unit (sebelum dikenakan pajak).
“Harganya sudah ditentukan dan tidak diperbolehkan menjual di atas harga tersebut,” tegas Hargo.
Baca juga: UPDATE Covid-19 Selasa 2 Februari 2021: Kasus Baru Bertambah 10.379, Total Kumulatif Jadi 1.099.687
Baca juga: Potensi Cuaca Ekstrem dan Bencana Hidrometeorologi, Berikut Daftar Wilayah Rawan Banjir dan Longsor
Untuk itu, Hargo berharap agar masyarakat berhati-hati dan waspada dengan tawaran untuk membeli GeNose C19 selain melalui distributor resmi yang ditunjuk.
Saat ini, GeNose C19 juga belum ditawarkan melalui situs belanja online.
Hargo yang juga mewakili UGM Science Techno Park menambahkan, pemasaran GeNose C19 saat ini diprioritaskan untuk penanggulangan Covid-19 pada layanan kesehatan, rumah sakit, layanan publik, pemerintahan, sekolah, pesantren, kampus, dan perusahaan/industri.
“Dalam tahap ini belum diprioritaskan untuk skala rumah tangga atau perseorangan,” pungkasnya. (uti)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jogja/foto/bank/originals/genose-ugm-dapatkan-izin-edar-dan-siap-dipasarkan.jpg)