Momen Selasa Wage Dimanfaatkan untuk Bersih-Bersih Kawasan Malioboro Yogyakarta

Momen Selasa Wage dimanfaatkan warga sekitar kawasan Malioboro untuk melakukan kegiatan bersih-bersih.

Tayang:
Penulis: Yuwantoro Winduajie | Editor: Kurniatul Hidayah
TRIBUNJOGJA.COM / Miftahul Huda
Suasana Malioboro seusai diguyur hujan di tengah agenda Selasa Wage, Selasa (2/2/2021) 

TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - Momen Selasa Wage dimanfaatkan warga sekitar kawasan Malioboro untuk melakukan kegiatan bersih-bersih.

Ketua Paguyuban PKL Tri Darma, Paul Zulkarnain menjelaskan, sepanjang hari itu PKL diimbau untuk memasukkan gerobak-gerobakknya, karena aktivitas ekonomi memang ditiadakan.

Kegiatan bersih-bersih dan penyemprotan disinfektan pun dilaksanakan.

Baca juga: Soal Potensi Longsor Susulan di Dusun Jali Prambanan, BPBD Sleman Akui Sudah Kirim Bronjong

"Ya bersih-bersih, memang semua libur dan tidak diganggu apa-apa jadi yuk kita bersihkan kawasan yang kita cintai ini," terangnya saat dihubungi Tribun Jogja Selasa (2/2/2021).

Namun, kegiatan itu hanya dilakukan oleh perwakilan kelompok saja. Alasannya untuk mencegah adanya kerumunan. Namun pembersihan tetap berlangsung di sepanjang Jalan Malioboro.

Para PKL lanjut dia, memang tak merasa keberatan karena aktivitas ekonomi ditutup. Sebab pengunjung Malioboro memang sangat minim.

Baca juga: Tanggapan DPRD DIY Soal Adanya 50 Hotel di DI Yogyakarta yang Asetnya Terjual

Kegiatan itu diharapkan dapat membuat kawasan Malioboro aman dikunjungi juga mencegah terjadinya penularan COVID-19 di kawasan itu.

"Harapan kami juga agar PSTKM tidak diperpanjang. Seandainya (diperpanjang) jamnya saja disesuaikan agar teman-teman kuliner bisa berjualan sesuai dengan jam operasional masing-masing," tandasnya. (tro)

Sumber: Tribun Jogja
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved