Pandemi Tak Membuat Biaya Kuliah di Perguruan Tinggi Swasta di DI Yogyakarta Turun Signifikan

Banyak masyarakat beranggapan, biaya kuliah semestinya mengalami penurunan selama pandemi.

Penulis: Maruti Asmaul Husna | Editor: Kurniatul Hidayah
dok.istimewa
ilustrasi berita pendidikan 

Didi meyakini, setiap kampus mempunyai strategi berbeda-beda.

Termasuk dalam hal subsidi silang antar mahasiwa. 

"Bisa jadi ada kampus dengan UKT tinggi, tetapi mereka merekrut mahasiswa tidak mampu banyak sekali, jadi melakukan subsidi silang. Kita tidak bisa melihat per potong-potong," ucapnya. 

Baca juga: Lion Parcel Jalin Kerjasama dengan FedEx, Berikan Pelayanan Pengiriman Logistik di Indonesia

Baca juga: Satu Keluarga Pengungsi Gunung Merapi di Plosokerep Umbulharjo Sleman Hari Ini Dipulangkan 

Didi mengakui, ada anggapan di masyarakat bahwa biaya kuliah bisa turun karena pandemi. Namun, hal itu tidak bisa berlaku untuk semua sisi. 

"Memang ada yang bisa turun, tetapi tidak semua. Apalagi kalau harus menggaji dosen, ini kan sudah fix, ya. Dari sisi listrik mungkin, karena aktivitas fisik perkuliahan berkurang, tetapi di sisi lain biaya pulsa dan internet mahasiswa dan dosen juga naik," paparnya. 

"Jadi penurunan biaya tidak bisa digebyah-uyah juga. Ini otonomi dari kampus masing-masing. Tidak semua mahasiswa juga harus dapat potongan (UKT), yang mampu tidak harus," imbuhnya. (uti) 

Sumber: Tribun Jogja
Berita Terkait
  • Ikuti kami di
    AA

    Berita Terkini

    © 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved