Berita Kesehatan
5 Herbal Ayurveda yang Ampuh Membantu Kendalikan Gula Darah Penderita Diabetes
Berikut ini 5 jenis herbal yang sudah digunakan dalam metode pengobatan ayurveda untuk membantu mengelola kadar gula dalam darah penderita diabetes
Penulis: Mona Kriesdinar | Editor: Mona Kriesdinar
TRIBUNJOGJA.COM - Ayurveda adalah praktik berusia hampir 500 tahun yang membantu dalam mengobati dan menangani banyak gangguan dan penyakit.
Dengan meningkatnya angka diabetes, praktik ayurveda ini membantu dalam mengelola kadar gula darah yang pada gilirannya menjaga diabetes tetap terkendali.
Berikut ini 5 jenis herbal yang sudah digunakan dalam metode pengobatan ayurveda bagi penderita diabetes :
1. Gurmar

Gurmar dalam bahasa Hindi secara harfiah berarti 'Si Penghancur Gula'.
Bahan yang berbahasa latin Gymnema sylvestre ini mengandung asam gymnemic, yang membantu mengekang keinginan makan gula.
Gurmar dikatakan memiliki sifat anti-diabetes.
Gurmar juga dapat memblokir reseptor di usus Anda dan menghentikan penyerapan gula, mengurangi kadar gula darah setelah makan.
Struktur kimia gurmar mirip dengan gula dan membantu menyeimbangkan kadar insulin dalam tubuh.
Adapun tumbuhan herbal gymnema ini banyak tumbuh di kawasan hutan tropis di India selatan dan tengah serta di Sri Lanka.
Tumbuhan ini dikenal karena ekstrak daunnya dapat meredam reseptor manis di lidah. Bahan aktif yang memicu reaksi ini adalah gurmarin, sebuah polipeptida yang terbuat dari 35 asam amino.
Gymnema sylvestre telah lama digunakan sebagai obat-obatan tradisional di Asia, baik itu untuk pengobatan diabetes, malaria, hingga gigitan ular. Tumbuhan ini mengandung triterpenoid yang dapat digunakan untuk keperluan obat.
Tumbuhan ini merupakan tumbuhan merambat dengan "bulu" (trikomata) lembut di permukaan atasnya. Daun-daunnya berbentuk oval lonjong. Sementara itu, bunganya yang mekar berwarna kuning
Baca juga: Gymnema, Herbal yang Dijuluki Si Penghancur Gula Karena Ampuh Turunkan Gula Darah
2. Giloy

Giloy atau bratawali tau brotowali adalah tanaman obat tradisional Indonesia yang biasa ditanam di pekarangan atau tumbuh liar di hutan.