PSTKM

Sepi Pembeli Selama PSTKM, Pedagang Pasar Beringharjo Lakukan Penjualan Secara Daring

Pemberlakuan masa Pengetatan Secara Terbatas Kegiatan Masyarakat (PSTKM) di wilayah Yogyakarta membuat jumlah kunjungan di Pasar

Penulis: Nanda Sagita Ginting | Editor: Kurniatul Hidayah
TRIBUNJOGJA/ Nanda Sagita Ginting
Pedagang Pakaian di Pasar Beringharjo, Lika (35) siapkan produk yang dipesan pelanggan melalui media digital saat PSTKM, Jumat (22/01/2021) 

Laporan Reporter Tribun Jogja, Nanda Sagita Ginting

TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - Pemberlakuan masa Pengetatan Secara Terbatas Kegiatan Masyarakat (PSTKM) di wilayah Yogyakarta membuat jumlah kunjungan di Pasar Beringharjo mengalami penurunan.

Untuk menyiasati kondisi tersebut, salah seorang pedagang pakaian di pasar Beringharjo, Lika (35) mulai memasarkan dagangannya melalui media digital.

"Semenjak PSTKM pembeli datang langsung itu jarang bahkan nyaris tidak ada. Makanya, saya pun mencoba mulai berjualan online agar bisa tetap berpengahasilan," jelasnya kepada Tribun Jogja, pada Jumat (22/01/2020).

Baca juga: KLASEMEN LIGA ITALIA Pekan 18 & Jadwal AC Milan vs Atalanta, Udinese vs Inter, Juventus vs Bologna

Baca juga: Wali Kota Magelang Terpilih M Nur Azis Bakal Janjikan Jaring Aspirasi Masyarakat Hingga Tingkat RT

Meskipun, penjualan secara daring tidak lebih banyak dibanding secara langsung saat kondisi normal.

Namun ia mengaku, sangat terbantu dengan adanya penjualan daring tersebut.

"Sangat terbantu sekali dengan kondisi yang sulit ini. Meskipun, hasilnya tidak sebanyak dulu paling tidak bisa membeli kebutuhan di dapur," terangnya.

Adapun, media yang digunakan untuk berjualan melalui platform Facebook pribadinya.

Dirinya hanya melayani pembelian untuk sekitar wilayah Yogyakarta terlebih dulu.

Baca juga: Es Buah Legend Pak Lantip di Kota Yogyakarta Sejak 1985, Selama PSTKM Tetap Buka Demi Pelanggan

Baca juga: UPDATE Jalan Tol di DI Yogyakarta, Penentuan Trase Tol Seksi III Masih Tertahan di Desa Mlangi

"Pakai Facebook soalnya lebih gampang memakainya. Tinggal pilih produk nanti bisa langsung dikirim setelah lakukan pembayaran. Saat ini, kami hanya menerima orderan dari wilayah Yogyakarta saja," terangnya.

Ia menambahkan, ke depannya akan mempeluas media penjualannya dengan menggunakan aplikasi e-commerce yang lain.

Dengan begitu, target pasar bisa neluas hingga ke luar daerah.

"Kan saya jualan online terbilang baru sejak PSTKM ini. Kalau kondisinya terus begini, pastinya prospek dari penjualan onlien akan diperluas karena rasanya tidak mungkin mengharapkan penjualan konvensional," pungkasnya. (ndg)

Sumber: Tribun Jogja
Berita Terkait
  • Ikuti kami di
    AA

    Berita Terkini

    © 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved