Breaking News:

UPDATE Jalan Tol di DI Yogyakarta, Penentuan Trase Tol Seksi III Masih Tertahan di Desa Mlangi

Tim Satker Pelaksana Jalur Bebas Hambatan (PJBH) Kementerian PUPR tetap mengacu pada hasil keputusan Kantor Staff Kepresidenan (KSP)

Penulis: Miftahul Huda
Editor: Kurniatul Hidayah
Jasa Marga
ILUSTRASI - Proyek Tol Yogyakarta-Bawen-Solo 

TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - Tim Satker Pelaksana Jalur Bebas Hambatan (PJBH) Kementerian PUPR tetap mengacu pada hasil keputusan Kantor Staff Kepresidenan (KSP) terkait jalur tol seksi III Solo-Yogyakarta-Bandara YIA Kulon Progo yang tersambung Purworejo-Cilacap.

Sayangnya proses pengadaan lahan jalur tol tersebut terkendala lantaran salah satu desa di Kabupaten Sleman menolak apabila jalur tol Solo-Yogyakarta-Bandara YIA melintasi dua pondok pesantren yang ada di Desa Mlangi, Kecamatan Gamping, Sleman.

Sementara opsi kedua yakni pemindahan trase melintas di pintu masuk desa juga belum menemui titik temu lantaran pihak Satker Kementerian PUPR harus mendapat persetujuan dari Gubernur DIY Sri Sultan Hamengku Buwono X.

Baca juga: Pemain Muda PSS Sleman Ajari Anak-Anak Sepak Bola di Tengah Ketidakjelasan Liga Indonesia

Baca juga: BPPTKG: Probabilitas Erupsi Efusif Gunung Merapi Menguat, Potensi Bahaya Mengarah ke Barat Daya

Staf Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) Satker PJBH Kementerian PUPR Galih Alfandi mengatakan perwakilan dari yayasan Nur Iman telah berkoordinasi dengan pemerintah DIY untuk pemindahan jalur tersebut.

Namun demikian, saat ini pihaknya masih belum mendapat jawaban dari Gubernur DIY.

"Kemarin akhir Desember sempat rapat dengan Gubernur DIY. Tapi sampai saat ini belum mendapat kejelasan," katanya saat dihubungi Tribun Jogja, Jumat (22/1/2021).

Galih menambahkan, terkait penggunaan jalur di Desa Mlangi, pihak Satker PJBH Kementerian PUPR tetap berpegang sesuai hasil keputusan dari KSP, yakni jalur yang melintas di dua pondok pesantren tersebut.

"Kalau kami berpegangnya pada rapat bersama KSP yang memotong jalan itu. Sebelum ada perintah ya kami belum berani menggeser dan mengerjakan trase yang baru," imbuh Galih.

Ia menjelaskan, untuk jalur tol seksi III tersebut diperkirakan panjangnya sekitar 35 kilometer, yang rencananya menghubungkan Exit Junction Sleman kemudian masuk ke Yogyakarta-Bandara YIA Kulon Progo dan berakhir di Purworejo.

Meski terkendala dengan persoalan penentuan trase yang ada di Mlangi, namun hal itu dipastikan oleh tim satker PJBH tidak menggangu proses pengajuan Izin Penetapan Lokasi (IPL).

Halaman
12
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved