Update Corona DI Yogyakarta
KEMBALI PECAH REKOR, Hari ke-12 PSTKM, Kasus COVID-19 di DI Yogyakarta Bertambah 478 Kasus
Memasuki 12 hari permberlakuan Pengetatan Secara Terbatas Kegiatan Masyarakat (PSTKM), kasus COVID-19 di DIY justru meningkat tajam
Penulis: Yuwantoro Winduajie | Editor: Kurniatul Hidayah
TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - Memasuki 12 hari permberlakuan Pengetatan Secara Terbatas Kegiatan Masyarakat (PSTKM), kasus COVID-19 di DIY justru meningkat tajam.
Pada Jumat (22/1/2021) penambahan kasus harian COVID-19 kembali mencatatkan rekor tertinggi.
YakniSebanyak 478 kasus.
Hasil itu diperoleh dari pemeriksaan sebanyak 1.1121 sampel dari 1.055 orang
Dengan demikian sejauh ini telah ada 18.736 kasus positif yang dilaporkan.
Juru Bicara Pemda DIY untuk Penanganan COVID-19 di DIY Berty Murtiningsih menjelaskan rincian persebaran kasus COVID-19 berdasarkan wilayah.
Baca juga: SHIO yang Diramalkan Bakal Beruntung di Akhir Pekan Sabtu 23 Januari 2021
Baca juga: Rindu Rumah, Ratusan Pengungsi Gunung Merapi Asal Desa Krinjing Kabupaten Magelang Pulang
Yakni Kota Yogya sebanyak 119 kasus, Sleman 119 kasus, disusul Bantul 97 kasus, Kulon Progo 66 kasus, dan Gunungkidul 77 kasus.
Di sisi lain, kasus sembuh juga mengalami penambahan. Yakni sebanyak 374 kasus.
"Sehingga total kasus sembuh menjadi 12.427 kasus," kata Berty Jumat (22/1/2021).
Dari paparan data itu, tingkat kesembuhan atau case recovery rate di DIY adalah 66.33 persen
Adapun distribusi kasus sembuh menurut domisili wilayah kabupaten dan kota adalah Kota Yogyakarta 100 kasus, Bantul 49 kasus, Kulon Progo dua kasus, Gunungkidul tiga kasus, dan Sleman 220 kasus.
Berty juga melaporkan penambahan kasus meninggal yakni sebanyak lima kasus. Sehingga total kasus meninggal menjadi 422 kasus.
"DIY mencatatkan tingkat kematian 2,25 persen," tambahnya.
Adapun rincian kasus meninggal adalah:
1. Kasus 13.163 : Laki-laki, 65 tahun, Sleman
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jogja/foto/bank/originals/berita-update-corona-di-daerah-istimewa-yogyakarta.jpg)