Breaking News:

Pemkot Yogyakarta Dorong Masyarakat Berbelanja Online di Pasar Tradisional

Untuk membantu para pedagang pasar agar bisa tetap berjualan di masa pandemi Covid-19, Pemerintah Kota Yogyakarta bekerja sama

TRIBUNJOGJA.COM / Suluh Pamungkas
Berita Kota Yogya 

TRIBUNJOGJA,COM, YOGYA - Untuk membantu para pedagang pasar agar bisa tetap berjualan di masa pandemi Covid-19, Pemerintah Kota Yogyakarta bekerja sama dengan GoShop.

Pada laporan GoShop periode 16 Oktober hingga 31 Desember, tercatat jumlah transaksi GoShop mencapai 1.749 dengan gross shopping value mencapai Rp 174 juta.

Sementara penerima cashback (menggunakan GoPay) berjumlah 1.397. 

Kepala Bidang Pasar Rakyat Dinas Perdagangan Kota Yogyakarta, Gunawan Nugroho Hutomo menyebut jika perlu ada upaya lebih optimal untuk meningkatkan kesadaran masyarakat untuk berbelanja secara online.

Baca juga: Pencopotan Dua Adik Sultan dari Keraton, Jogja Corruption Watch Sayangkan Dugaan Makan Gaji Buta

Baca juga: Gempa Magnitudo 7.0 Guncang Sulawesi Utara Malam Ini, Berikut Penjelasan BMKG

Setelah adanya laporan tersebut, Gunawan menjelaskan bahwa perlu ada penekanan ke masyarakat bahwa berbelanja di pasar menggunakan GoShop akan mendapatkan promo cashback.

Menurutnya, mungkin hal tersebut selama ini belum diinformasikan secara maksimal.

Gunawan mengatakan bahwa pihaknya akan terus mendorong para pedagang untuk lebih percaya diri dan semangat berjualan secara online di masa pandemi ini.

Sementara itu, Humas Paguyuban Pedagang Pasar Beringharjo Timur Ayem Tentrem, Ida Chabibah mengatakan jika dia merasa dipermudah dengan adanya program kerja sama Pemkot Yogyakarta dengan GoShop.

"Kalau saya pribadi, itu sangat membantu sekali, dipermudah. Menolong jual beli kita," katanya, Kamis (21/1/2021).

"Tapi kasihan, ada negatifnya, kasihan yang belum punya Android. Kan pedagang itu ada yang sudah sepuh-sepuh," imbuhnya.

Baca juga: Anggaran Belum Cair, Kalurahan di Gunungkidul Andalkan Bantuan untuk Tangani Warga Isolasi Mandiri

Baca juga: PPKM Jawa-Bali Diperpanjang Dua Pekan, Begini Respon Bupati Klaten Sri Mulyani

Ida menyebut transaksi melalui pemesanan mungkin dilakukan tujuh sampai sepuluh orang, meski tak setiap hari.

"Yang namanya jual beli kan kadang ada yang sepi, ada yang rame," ungkapnya

Dia juga menjelaskan bahwa untuk pelanggannya sendiri, biasanya akan memesan melalui WhatsApp kemudian dikirimkan menggunakan GoSend dan dibayar secara transfer.

Menurut data laporan GoShop, pasar yang paling banyak menggunakan layanan aplikasi ini adalah pasar Kranggan dengan presentase pemesanan 27,56 persen.

Pasar Beringharjo sendiri berada di urutan keempat dengan presentase pemesanan 10,06 persen. (Art)

Penulis: Fatimah Artayu Fitrazana
Editor: Kurniatul Hidayah
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved