Breaking News:

Dinas Pariwisata Gunungkidul Benarkan Syarat Rapid Test Antigen Bikin Angka Kunjungan Anjlok

Sekretaris Dinas Pariwisata (Dispar) Gunungkidul, Harry Sukmono, membenarkan syarat tersebut berpengaruh pada angka kunjungan.

TRIBUNJOGJA.COM / Suluh Pamungkas
Berita Gunungkidul 

TRIBUNJOGJA.COM, GUNUNGKIDUL - Sejumlah pelaku wisata di Gunungkidul mengeluhkan anjloknya kunjungan wisata selama sepekan terakhir.

Syarat hasil Rapid Antigen Test dianggap jadi penyebab situasi tersebut.

Sekretaris Dinas Pariwisata (Dispar) Gunungkidul, Harry Sukmono, membenarkan syarat tersebut berpengaruh pada angka kunjungan.

Apalagi syarat itu berlaku khususnya bagi pengunjung asal luar DIY.

"Mereka yang tak membawa hasil non reaktif Rapid Antigen Test banyak diminta putar balik arah saat akan masuk ke Gunungkidul," katanya pada wartawan, Senin (18/01/2021).

Baca juga: Terdampak Kebijakan PSTKM, Pariwisata di Gunungkidul Seakan Kembali Seperti Awal Pandemi Covid-19

Baca juga: Masih Masa PSTKM, Disdikpora Gunungkidul Pilih Tunda Penerapan Belajar Tatap Muka

Harry mengatakan wisatawan Gunungkidul didominasi asal luar daerah, khususnya Jawa Tengah.

Persentasenya mencapai 25,5 persen, sedangkan DIY hanya 16,25 persen.

Ia juga menyebut angka kunjungan turun lebih dari separuhnya.

Suasana Pantai Kukup di Kapanewon Tanjungsari, Gunungkidul yang terpantau sepi pada Kamis (24/12/2020). Hari ini menjadi awal dari libur panjang akhir tahun.
Suasana Pantai Kukup di Kapanewon Tanjungsari, Gunungkidul yang terpantau sepi pada Kamis (24/12/2020). Hari ini menjadi awal dari libur panjang akhir tahun. (TRIBUNJOGJA.COM / Alexander Ermando)

Selama tanggal 11-17 Januari 2021 tercatat sekitar 30.542 orang, berbeda jauh dengan angka kunjungan pekan sebelumnya.

"Pada 4-10 Januari tercatat ada 70.314 pengunjung. Angka yang turun lebih dari separuh," ungkap Harry.

Halaman
12
Penulis: Alexander Aprita
Editor: Muhammad Fatoni
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved