Mayoritas Pasien Terkonfirmasi Positif Covid-19 di Bantul Jalani Isolasi Mandiri
Pasien terkonfirmasi positif Covid-19 yang sedang menjalani isolasi di Bantul kebanyakan adalah isolasi mandiri (Isoman).
Penulis: Ahmad Syarifudin | Editor: Muhammad Fatoni
"Shelter Saemaul dari 15 bed sudah terisi 12 pasien. Patmasuri dari 20 bed sudah terisi 19. Shelter Niten dari 105 terisi 87 pasien," ujar dia, merinci.
Lebih lanjut, Oki mengungkapkan, shelter untuk menampung pasien positif di Bantul bukan hanya yang dikelola oleh Pemerintah Kabupaten saja. Tetapi ada juga shelter yang dikelola swasta.
Semisal seperti Universitas Muhammadiyah.
Baca juga: UPDATE 16 Januari: Rekor Lagi, Kasus Baru COVID-19 Hari Ini Tambah 14.224 Total Jadi 896.642 Orang
Baca juga: Kisah Ismanto, Perjuangan Besar Memikul Peti Jenazah dengan Protokol Covid-19 di Kulon Progo
Menurut dia, di sana memiliki shelter isolasi bahkan ada tim medis yang memantau dan pasien yang sudah selesai isolasi, diberikan surat keterangan selesai isolasi.
Menurutnya, shelter swasta sepenuhnya dikelola mandiri. Diluar Pemerintah Kabupaten.
"Sampai saat ini, kami juga tidak tahu, berapa kapasitas bed mereka," tuturnya.
Kepala Dinas Kesehatan Bantul, Agus Budi Raharja, sebelumnya mengungkapkan dengan adanya trend peningkatan kasus covid-19 di Bantul satu-satunya jalan yang bisa dilakukan adalah dengan melakukan pengetatan Protokol Kesehatan. Tidak ada cara lain.
Sebab, baginya percuma jika dilakukan penambahan bed untuk pasien covid tetapi protokol kesehatan tidak diperketat. (*)