Breaking News:

Erupsi Gunung Merapi

Sepekan Terakhir, Gunung Merapi Luncurkan Lava Pijar 128 Kali

BPPTKG mencatat Gunung Merapi meluncurkan lava pijar sebanyak 128 kali dalam sepekan terakhir.

Penulis: Maruti Asmaul Husna | Editor: Hari Susmayanti
Istimewa
Foto awan lenticularis di atas puncak Gunung Merapi dari akun Twitter TRC BPBD DIY, Kamis (14/1/2021) malam. 

TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - Balai Penyelidikan dan Pengembangan Teknologi Kebencanaan Geologi (BPPTKG) mencatat Gunung Merapi meluncurkan lava pijar sebanyak 128 kali dalam sepekan terakhir.

Arah luncuran lava pijar ke hulu Kali Krasak dengan jarak maksimal 900 meter.

"Dalam satu minggu ini guguran lava pijar teramati sebanyak 128 kali dengan jarak luncur maksimal 900 meter arah barat daya ke hulu Kali Krasak," ujar Kepala BPPTKG, Hanik Humaida, melalui keterangan resminya, Jumat (15/1/2021). 

Hanik melanjutkan, dalam minggu ini, awan panas guguran terjadi sebanyak 2 kali dengan jarak luncur maksimal 600 meter arah barat daya ke hulu Kali Krasak dan terekam pada seismogram dengan amplitudo maksimal 45 mm dan durasi 120 detik.

Selain itu, analisis morfologi area puncak berdasarkan foto dari sektor barat daya tanggal 14 Januari terhadap tanggal 7 Januari 2021 menunjukkan adanya perubahan morfologi area puncak karena aktivitas guguran dan perkembangan kubah lava baru.

"Kubah lava baru yang selanjutnya disebut sebagai kubah lava 2021 berada di sektor barat daya Gunung Merapi di sekitar tebing Lava-1997. Pada tanggal 14 Januari 2021 volume kubah lava terukur sebesar 46.766 m3 dengan laju pertumbuhan sekitar 8.500 m3/hari," papar Hanik. 

Berdasarkan aktivitas kegempaan, intensitas kegempaan internal Gunung Merapi pada minggu ini menurun signifikan dibandingkan minggu lalu.

Baca juga: Awan Lenticularis Seperti Topi Menghiasi Langit Gunung Merapi Tadi Malam, Ini Penjelasan BMKG

Baca juga: BPPTKG: Dalam 12 Jam Terakhir, Gunung Merapi Tercatat Keluarkan 18 Kali Lava Pijar

Sedangkan, gempa RF yang mencerminkan aktivitas guguran lava dari erupsi cenderung tinggi.

Dalam minggu ini kegempaan Gunung Merapi tercatat 2 kali awan panas guguran (AP), 208 kali gempa Vulkanik Dangkal (VTB), 803 kali gempa Fase Banyak (MP), 1.056 kali gempa Guguran (RF), 172 kali gempa Hembusan (DG), dan 16 kali gempa Tektonik (TT). 

Sementara, deformasi atau penggembungan tubuh Gunung Merapi yang dipantau dengan menggunakan electronic distance measurement (EDM) pada minggu ini menunjukkan adanya laju pemendekan jarak sebesar 6 cm/hari. 

Halaman
12
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved