Breaking News:

PSTKM

Wakil Wali Kota Yogyakarta Klaim PSTKM di Wilayahnya Terkendali

Wakil Walikota Yogyakarta Heroe Poerwadi mengklaim pemberlakuan Pengetatan Secara Terbatas Kegiatan Masyarakat (PSTKM) berjalan dengan cukup optimal

TRIBUNJOGJA/ Miftahul Huda
Wakil Wali Kota Yogyakarta Heroe Poerwadi 

TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - Wakil Walikota Yogyakarta Heroe Poerwadi mengklaim pemberlakuan Pengetatan Secara Terbatas Kegiatan Masyarakat (PSTKM) berjalan dengan cukup optimal di wilayah setempat.

Heroe menyebut bahwa sebagian besar masyarakat cukup patuh terhadap aturan itu. 

"Berdasarkan evaluasi dari OPD dan Camat secara umum masyarakat cukup mematuhi ketentuan yang ada di PSTKM ini," kata Heroe, Kamis (14/1/2021). 

Dia menyatakan, hal itu disebabkan karena gencarnya pengawasan dan juga sosialisasi kepada masyarakat.

Baik siang dan malam, petugas kerap melakukan pemantauan di sejumlah titik, tempat usaha maupun kelompok masyarakat di wilayah setempat.

Baca juga: Selama COVID-19 Melanda, Tercatat Sudah 10 ASN Klaten Meninggal Dunia

Baca juga: Delapan Atlet Bulutangkis Indonesia Tersandung Match Fixing, Ini Saran Apkori ke PBSI

"Yang terus kami dorong itu kan kepatuhan masyarakat. Di awal-awal memang ada yang melanggar tapi semakin hari semakin kondusif," katanya. 

Petugas juga masih melakukan tindakan persuasif kepada pelaku usaha dan kelompok masyarakat yang masih membandel.

Petugas disebut dia masih mengingatkan jika menemukan pelanggaran di tempat usaha. 

"Satpol PP biasanya hanya bersifat persuasif. Misalnya ada yang jam tujuh masih belum tutup karena masih ada pengunjung di dalamnya ya kami tunggu," katanya. 

Baca juga: Mimpi Sandy Punya Rumah Sendiri Terwujud Setelah Menang Undian dari Mirota Kampus

Baca juga: RS YARSI dan Ustaz Yusuf Mansur Jelaskan Kondisi Syekh Ali Jaber Sebelum Dinyatakan Meninggal Dunia

Beberapa tempat usaha juga masih ada yang ditemukan sudah melayani pembelian secara pesan antar namun belum menutup tempat usaha dan memberikan keterangan kepada konsumen. 

"Kalau pesan antar kan diharapkan tokonya ditutup dan meja kursinya dinaikkan serta didukung dengan keterangan bahwa hanya melayani pesan antar setelah pukul tujuh," kata dia. (jsf)

Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved