Breaking News:

Perketat Prokes, Disperindag Kota Yogyakarta Bentuk Gugus Tugas di Pasar

Dalam langkah mengendalikan penyebaran Virus Corona membuat Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kota Yogyakarta

Penulis: Nanda Sagita Ginting | Editor: Kurniatul Hidayah
Istimewa
Gugus tugas pasar lakukan penyemprotan disinfektan di Pasar Pathuk, Kota Yogyakarta. 

Laporan Reporter Tribun Jogja, Nanda Sagita Ginting

TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - Dalam langkah mengendalikan penyebaran Virus Corona membuat Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kota Yogyakarta membentuk gugus tugas di pasar yang tersebar di wilayah Kota Yogyakarta.

Fungsi gugus tugas sebagai tim pengawas yang memantau agar pedagang maupun pembeli mentaati protokol kesehatan (prokes) saat berada di pasar.

"Dipilihnya tim gugus tugas dari anggota paguyuban pasar karena paham kondisi sekitar. Kami rasa paguyuban yang paling dekat dan mengerti situasi di masing-masing pasar," jelasnya kepada Tribun Jogja, pada Kamis (14/01/2021).

Baca juga: Wakil Wali Kota Yogyakarta Klaim PSTKM di Wilayahnya Terkendali

Baca juga: Selama COVID-19 Melanda, Tercatat Sudah 10 ASN Klaten Meninggal Dunia

Gugus tugas juga memantau aktivitas pedagang di lingkungan tempat tinggal.

Misalnya, ditemui ada pedagang yang terindentifikasi terkena Covid-19 atau orang disekelilingnya.

Maka, gugus tugas akan cepat dalam mengambil tindakan.

"Gugus tugas paguyuban pasar ini kan sebenarnya sudah saling kenal. Jadi, ketika ada hal terkait Covid-19 bisa cepat tersampaikan informasinya dan pencegahan pun bisa tepat dan cepat dilakukan. Karena tak ingin ada lagi klaster dari pasar," tuturnya.

Baca juga: Delapan Atlet Bulutangkis Indonesia Tersandung Match Fixing, Ini Saran Apkori ke PBSI

Baca juga: Mimpi Sandy Punya Rumah Sendiri Terwujud Setelah Menang Undian dari Mirota Kampus

Sementara itu, fasilitas penunjang pun dilakukan.

Mulai dari pemberian plastik pembatas antara pedagang dan pembeli.

Kemudian, alat pengukur suhu tubuh hingga penyemprotan disinfektan yang dilakukan rutin setiap 2 minggu sekali.

"Harapannya dengan adanya fasilitas penunjang prokes bisa mencegah meluasnya penyebaran virus. Tentunya, harus diikuti kesadaran masyarakat juga," urainya. (ndg)

Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved