Breaking News:

Yogyakarta

Startup Asal Jogja, Titipku Perbanyak Jaringan Pasar Mandiri, Permudah Warga Belanja Online

Titipku yang merupakan startup asal Yogyakarta mengembangkan aplikasi untuk membantu pelaku UMKM menjual berbagai produk dan layanan ke pasar online

Penulis: Santo Ari | Editor: Hari Susmayanti
istimewa
Ajak penggunanya untuk digitalisasi UMKM, aplikasi asal Yogyakarta, Titipku.com meraih Australia Awards in Indonesia Short Term – Startup Ecosystem 2019. 

TRIBUNJOGJA.COM - Titipku yang merupakan startup asal Yogyakarta mengembangkan aplikasi untuk membantu pelaku UMKM menjual berbagai produk atau layanannya ke pasar online.

Titipku hadir dengan konsep memberdayakan masyarakat sebagai konsumen sekaligus membantu UMKM di sekitarnya untuk memasukkan produknya ke aplikasi.

Dan di tahun 2021 ini, Titipku hadir dengan program Gempur Pasar, di mana Titipku menargetkan adanya pembukaan layanan belanja online di lebih banyak pasar.

“Titipku menargetkan adanya peningkatan layanan di Pasar Mandiri tahun ini. Tujuannya untuk meningkatkan loyalitas konsumen yang sudah kita punya dan juga untuk menarik pembeli baru di pasar tersebut,” ungkap Manajer Marketing Titipku, Faradhita Delicia, Selasa (12/1/2021).

Saat ini, sudah ada 136 pedagang Pasar Mandiri yang tersedia di aplikasi Titipku.

Pedagang yang sudah terdaftar di aplikasi menjual beragam produk, mulai dari sayur, buah, sembako, daging, rempah, hingga jajanan pasar.

Konsumen bisa berbelanja di banyak pedagang di Pasar Mandiri dan cukup bayar ongkir satu kali.

Baca juga: Pemkot Yogya Pastikan Ketersediaan Bahan Pokok Selama PSTKM Aman

Baca juga: PT BPR Bank Sleman Umumkan Pemenang Undian Tabungan Mutiara Periode XIII

Faradhita melanjutkan, peningkatan pelayanan di Pasar Mandiri meliputi beberapa hal, seperti melengkapi pedagang di Pasar Mandiri yang tersedia di aplikasi Titipku, menawarkan promo menarik, dan peningkatan pelayanan kurir Titipku.

Peningkatan pelayanan juga dilakukan untuk memenuhi kebutuhan masyarakat selama Pemberlakukan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM).

"Masyarakat harus menjalani PPKM mulai minggu kedua Januari. Untuk mendukung kebijakan ini, Titipku meningkatkan pelayanan supaya konsumen bisa nyaman dan puas berbelanja kebutuhan harian secara daring lewat aplikasi Titipku," ujarnya.

Menurutnya, Titipku sudah memiliki model bisnis yang pas. Pengalaman menggarap Pasar Mandiri selama 2020 telah memberi formula pelayanan kepada konsumen sehingga pihaknya yakin bisa melakukannya dengan lebih baik di tahun ini.

“Kita juga mengimbau masyarakat untuk tidak takut berbelanja secara daring. Di Titipku, kami berkomitmen untuk memberikan yang terbaik untuk konsumen. Jika ada pesanan yang kondisinya buruk atau tidak sesuai pesanan, Titipku siap memberi garansi dengan mengganti produk yang baru secara langsung,” tutupnya.(Tribunjogja/Santo Ari)

Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved